Queensha.id – Jepara,
Mantan komedian peniru Mr Bean ala Indonesia, Vico Rahman, kembali menunjukkan kemampuan aktingnya. Sosok yang sempat dikenal luas pada periode 2010 hingga 2017 itu dipercaya oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jepara untuk memerankan tokoh pengusaha dalam video edukasi kampanye anti pungutan liar (pungli) dan gratifikasi di lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jepara.
Proses pengambilan gambar dilakukan pada Kamis (20/8/2026). Dalam adegan tersebut, Vico Rahman berperan sebagai seorang pengusaha yang datang mengurus perizinan sambil membawa berkas dan sebuah amplop cokelat. Tokoh yang diperankannya digambarkan berusaha memotong antrean dengan mendekati petugas pelayanan.
Dalam skenario tersebut, Vico kemudian berbisik kepada petugas pelayanan dengan mengatakan, “Pak, nanti saya kasih uang jajan ya.”
Namun, petugas pelayanan dengan tegas menolak ajakan tersebut. Sambil menunjuk ke arah kamera pengawas (CCTV) dan banner bertuliskan “No Pungli… No… No… No…!”, petugas mengingatkan bahwa seluruh pelayanan dilakukan secara profesional, transparan, dan bebas dari praktik suap maupun gratifikasi.
Video edukasi tersebut menjadi bagian dari kampanye Pemerintah Kabupaten Jepara dalam membangun budaya pelayanan publik yang bersih, jujur, dan berintegritas. Melalui pendekatan yang ringan dan mudah dipahami masyarakat, pesan anti pungli diharapkan dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.
Selama ini, Pemkab Jepara bersama aparat penegak hukum terus menggalakkan gerakan pemberantasan pungutan liar melalui berbagai sosialisasi, pengawasan pelayanan publik, hingga penindakan terhadap praktik pungli di berbagai sektor pelayanan.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak memberikan uang, hadiah, maupun bentuk imbalan apa pun kepada petugas di luar ketentuan yang telah ditetapkan. Seluruh pelayanan administrasi maupun perizinan harus dilakukan sesuai prosedur resmi.
Apabila menemukan dugaan praktik pungli, masyarakat dapat melaporkannya melalui Call Center Polri 110, Hotline Siraju Polres Jepara 0811-2980-440, maupun kanal pengaduan resmi Pemerintah Kabupaten Jepara dan Unit Saber Pungli.
Sementara itu, Vico Rahman, yang juga dikenal sebagai pemilik portal media online Queensha.id Jepara, mengaku bangga dapat terlibat dalam produksi video edukasi tersebut. Menurutnya, pesan yang disampaikan sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjaga pelayanan publik yang bersih.
“Saya merasa bangga dipercaya ikut berperan dalam video edukasi anti pungli ini. Meski hanya memerankan tokoh pengusaha yang mencoba memberikan suap, pesan yang ingin disampaikan sangat jelas, yakni tidak ada ruang bagi pungli maupun gratifikasi dalam pelayanan publik. Sebagai insan pers sekaligus masyarakat Jepara, saya mendukung penuh pelayanan yang bersih, transparan, profesional, dan berintegritas. Semoga edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengurus perizinan sesuai prosedur tanpa memberikan imbalan apa pun kepada petugas,” ujar Vico Rahman, Jum’at (21/8/2026).
Ia berharap kampanye kreatif seperti ini terus dilakukan agar budaya antikorupsi semakin mengakar di tengah masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah.
***
Sumber: Video Diskominfo Jepara.
Penulis: Vico Rahman.

Tinggalkan Balasan