Queensha.id – Semarang,

Di tengah padatnya arus balik Lebaran 2026, sebuah aksi sederhana namun penuh makna ditunjukkan jajaran Satlantas Polrestabes Semarang. Seorang pemudik yang sempat panik karena tertinggal telepon genggam akhirnya bisa bernapas lega berkat kepedulian petugas di lapangan, Rabu (25/3/2026).

Peristiwa itu terjadi di Rest Area KM 424B Tol Dalam Kota Semarang. Aksi sigap ditunjukkan oleh Eko Rahayu yang saat itu tengah bertugas sebagai bagian dari tim urai kemacetan.

Pemudik Panik di Pinggir Tol

Awalnya, Aiptu Eko melihat seorang pria berjalan kaki seorang diri di pinggir jalan tol dengan raut wajah cemas. Setelah dihampiri, pria tersebut mengaku baru menyadari telepon genggamnya tertinggal di rest area setelah melanjutkan perjalanan.

Melihat kondisi tersebut, tanpa menunggu lama, petugas langsung bergerak cepat melakukan pencarian di lokasi yang dimaksud.

HP Ditemukan, Pemudik Lega

Upaya pencarian membuahkan hasil. Telepon genggam milik pemudik tersebut ditemukan masih berada di tempat semula dalam kondisi aman.
“Alhamdulillah handphone yang tertinggal berhasil ditemukan. Yang bersangkutan langsung terlihat lega,” ujar Aiptu Eko.

Tak hanya itu, sebagai bentuk pelayanan maksimal, petugas kemudian mengantarkan pemudik kembali ke kendaraannya menggunakan motor patroli, bahkan memberikan pengawalan di tengah arus lalu lintas yang padat.

Polisi Tak Sekadar Urai Macet

Katim Urai Tol Dalam Kota Semarang, Baskoro, menegaskan bahwa kehadiran petugas di lapangan tidak hanya berfokus pada penguraian kemacetan, tetapi juga pelayanan langsung kepada masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Candi 2026 yang mengedepankan pendekatan humanis demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.

Apresiasi dari Polda Jateng

Apresiasi datang dari Artanto selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Candi 2026. Ia menilai tindakan cepat dan kepedulian anggota di lapangan memiliki dampak besar dalam membangun kepercayaan publik.

“Hal-hal sederhana seperti ini mampu menghadirkan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ujarnya.

Imbauan untuk Pemudik

Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada selama perjalanan, khususnya dalam menjaga barang bawaan dan mematuhi aturan lalu lintas.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik hiruk pikuk arus balik, kehadiran aparat yang sigap dan humanis tetap menjadi harapan bagi masyarakat di perjalanan.

 

***
(Redaksi Queensha.id | Jepara, 25 Maret 2026)