Queensha.id – Jepara,

 

Semangat membara tengah menyelimuti pemain muda Persijap Jepara, Dicky Kurniawan, dalam mengarungi kompetisi BRI Super League 2025/26. Winger berusia 23 tahun asal Surabaya itu kian percaya diri setelah meraih penghargaan Assist of The Week pada pekan ke-25.

Momen gemilang itu tercipta saat Persijap menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, 11 Maret lalu.

 

Dalam pertandingan tersebut, Dicky menunjukkan kualitasnya lewat umpan matang yang berbuah gol penyeimbang.
Berawal dari tendangan bebas keras kaki kiri, bola meluncur tajam ke depan gawang dan sukses disambar Iker Guarrotxena pada menit ke-65, mengubah skor menjadi 2-2.

Aksi tersebut tak hanya menyelamatkan tim dari kekalahan, tetapi juga mengantarkan Dicky meraih penghargaan assist terbaik pekan ini.
Buah Latihan dan Kekompakan Tim
Dicky menegaskan, assist tersebut bukan hasil kebetulan. Ia menyebut momen itu lahir dari latihan intens dan kekompakan tim yang terus diasah setiap hari.

“Momen itu adalah bukti chemistry kami karena dilatih setiap hari dan sesuai instruksi pelatih,” ujarnya, dilansir dari sumber.

Menurutnya, kunci keberhasilan di lapangan terletak pada komunikasi, kerja sama, dan kepercayaan antar pemain.

 

Motivasi untuk Lebih Konsisten

Penghargaan yang diraih menjadi suntikan motivasi besar bagi Dicky untuk tampil lebih konsisten di sisa musim. Ia bertekad memaksimalkan setiap peluang yang diberikan demi membawa Persijap meraih hasil lebih baik.

“Sangat berarti bagi saya. Harapannya ke depan bisa lebih baik lagi dan membantu tim meraih tiga poin,” ungkapnya.

Dengan sejumlah laga tersisa, tantangan semakin berat. Namun Dicky justru melihatnya sebagai peluang untuk membuktikan diri.

“Jika diberi kesempatan, tentu akan saya maksimalkan,” tegasnya.

Harapan Baru Laskar Kalinyamat
Performa Dicky menjadi salah satu sinyal positif bagi Persijap Jepara yang tengah berjuang di kompetisi. Kontribusinya di lini sayap diharapkan mampu menjadi pembeda dalam laga-laga krusial ke depan.

Di tengah ketatnya persaingan, satu assist berkualitas bisa menjadi awal dari kebangkitan tim. Dan bagi Dicky Kurniawan, itu bukan sekadar umpan tapi melainkan pesan bahwa Persijap masih punya harapan.

 

***
(17 April 2026)