Queensha.id – Jepara,

 

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik MI Raudlatut Thalibin Jambu Sari, yang beralamat di Jambu Timur RT 26 RW 05, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Keberhasilan siswa dalam ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) X Seni Pencak Silat Pagar Nusa Jawa Tengah 2026 menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan berprestasi.

Dalam poster ucapan selamat yang dipublikasikan, tertulis ucapan “Alhamdulillah, Selamat & Sukses” sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan atlet muda madrasah yang berhasil mengharumkan nama sekolah di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Kejuaraan bergengsi tersebut berlangsung di Banyumas pada 26–28 Juni 2026 dan diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah yang berada di bawah naungan Pagar Nusa.

Ajang ini bukan hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, mental juang, kedisiplinan, sportivitas, serta pelestarian seni bela diri pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia.

Prestasi yang diraih siswa MI Raudlatut Thalibin Jambu Sari menjadi kebanggaan seluruh keluarga besar madrasah. Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari latihan yang disiplin, kerja keras para pelatih, dukungan orang tua, serta pembinaan yang dilakukan oleh pihak sekolah.

Keberhasilan ini juga membuktikan bahwa pendidikan di madrasah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik dan penguatan ilmu agama, tetapi juga memberikan ruang yang luas bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat dan potensi di bidang olahraga, seni, dan keterampilan.

 

Kepala Madrasah Bangga atas Prestasi Siswanya

Kepala MI Raudlatut Thalibin Jambu Sari, Anifur Roziqin, S.Pd.I, menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas prestasi yang berhasil diraih oleh peserta didik.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada peserta didik yang telah mengharumkan nama MI Raudlatut Thalibin Jambu Sari dalam Kejurda X Pagar Nusa Jawa Tengah 2026. Prestasi ini merupakan kebanggaan besar bagi madrasah, orang tua, masyarakat, serta Kabupaten Jepara, ” ujarnya, Minggu (28/6/2026).

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses latihan yang panjang, semangat pantang menyerah, doa orang tua, serta bimbingan para pelatih dan guru.

“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus belajar, berlatih, menjaga akhlak mulia, dan berani berprestasi di berbagai bidang. Madrasah akan terus mendukung setiap potensi peserta didik agar mampu berkembang menjadi generasi yang beriman, berilmu, berprestasi, dan siap menghadapi masa depan, ” imbuhnya.

Anifur Roziqin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, pelatih, wali murid, dan masyarakat yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan peserta didik.

Menurutnya, kolaborasi antara madrasah, keluarga, dan lingkungan menjadi kunci lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, tangguh, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.

Keberhasilan ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus mengembangkan bakat sesuai minat masing-masing. Dengan semangat belajar, berlatih, dan berdoa, madrasah optimistis akan terus melahirkan generasi penerus bangsa yang mampu mengukir prestasi di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, bahkan internasional.

 

***

Sumber: Queensha Jepara.

Penulis: Vico Rahman.