Queensha.id – Jepara,

 

Warga Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara digegerkan oleh dugaan aksi pelecehan seksual di jalan raya Batu Kali–Kedungmalang pada Sabtu malam, 25 April 2026. Seorang pria yang diduga pelaku berhasil ditangkap warga setelah aksinya memicu kemarahan publik.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.30 WIB saat korban bersama temannya dalam perjalanan pulang dari kawasan Lapangan Kenari, Kecamatan Kalinyamatan. Dalam perjalanan, korban tiba-tiba dipepet oleh pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Honda CB 150 warna putih.

Dalam posisi kendaraan beriringan, pelaku diduga melakukan pelecehan dengan menyentuh bagian sensitif tubuh korban. Tak berhenti di situ, pelaku bahkan memprovokasi korban dengan mengacungkan jari tengah sebelum melaju meninggalkan lokasi.

 

Dikejar, Ditangkap, Nyaris Dihakimi Massa

Tak terima dengan perlakuan tersebut, korban berinisiatif mengejar pelaku sambil berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu menarik perhatian warga sekitar yang langsung bergerak cepat menghadang.

Pelaku akhirnya berhasil dihentikan di wilayah Desa Kedungmalang dan ditangkap warga. Emosi yang memuncak membuat pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa sebelum diamankan ke dalam rumah warga untuk menghindari situasi semakin ricuh.

 

Viral di Media Sosial

Peristiwa ini juga ramai diperbincangkan di media sosial. Salah satunya melalui unggahan akun Facebook Nicho Ag Pratama yang mengingatkan masyarakat, khususnya perempuan, agar lebih waspada.

“Hati-hati para wanita jika keluar rumah terutama di area agak sepi, lebih waspada dan lebih memperhatikan sekitar. Jika ada orang mencurigakan mendekat, lebih baik segera menghindar. Seperti kasus ini di Kedungmalang Jepara ‘Begal Payudara’,” tulisnya.

Unggahan tersebut langsung menuai perhatian luas dan menjadi peringatan bagi masyarakat terkait meningkatnya potensi kejahatan jalanan.

 

Polisi Ambil Alih Penanganan

Aparat dari Polres Jepara bersama Polsek setempat segera turun tangan untuk mengamankan situasi. Pelaku kemudian dievakuasi dari lokasi dan dibawa ke Mapolres Jepara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasihumas Polres Jepara, AKP Dwi Prayitna, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan proses hukum sedang berjalan.

“Pelaku sudah diamankan oleh warga dan selanjutnya dibawa oleh petugas ke Polres Jepara untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kepada aparat penegak hukum.

 

Keluarga Korban Fokus Pemulihan

Sementara itu, pihak keluarga korban memilih untuk tidak memberikan keterangan detail. Mereka menegaskan fokus utama saat ini adalah pemulihan korban serta mendukung proses hukum.

“Kami sekeluarga fokus mendampingi adik kami dan mempercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Mohon doa dan pengertiannya,” ujar perwakilan keluarga, Minggu (26/4).

 

Waspada di Jalan Sepi

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur sepi pada malam hari. Di sisi lain, aparat diharapkan meningkatkan patroli guna mencegah kejadian serupa terulang.

Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap motif pelaku dan melengkapi alat bukti.

 

 

***
(26 April 2026)