Queensha.id – Jepara,

 

Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diduga memperlihatkan aksi perampokan bersenjata di wilayah Mantingan, Kabupaten Jepara, viral di media sosial Facebook dan berbagai grup percakapan WhatsApp, Sabtu (4/7/2026).

Dalam video yang beredar, tampak beberapa orang yang diduga sebagai pelaku memasuki sebuah toko. Salah seorang terlihat mengancam korban, sementara pelaku lainnya bergerak cepat menuju area etalase untuk mengambil barang berharga.

Aksi yang terekam kamera pengawas itu berlangsung dalam waktu singkat. Setelah menjalankan aksinya, para pelaku diduga langsung melarikan diri sebelum warga sekitar menyadari kejadian tersebut.

Beredarnya rekaman CCTV itu sontak memicu perhatian masyarakat. Banyak warganet berharap aparat kepolisian dapat segera mengidentifikasi dan menangkap para pelaku agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Menanggapi video yang viral tersebut, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Jepara, AKP Andika, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait dugaan tindak pidana tersebut.

“Masih dalam penyelidikan,” ujar AKP Andika saat dikonfirmasi, Sabtu (4/7/2026).

Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian belum mengungkap secara rinci kronologi kejadian, jumlah pelaku, identitas korban, maupun nilai kerugian yang ditimbulkan.

Saat ini, Satreskrim Polres Jepara masih mengumpulkan berbagai barang bukti, termasuk rekaman CCTV serta keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi untuk mengungkap fakta-fakta dalam peristiwa tersebut.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi maupun berspekulasi mengenai identitas pelaku dan motif kejadian sebelum ada keterangan resmi dari penyidik.

Selain itu, warga yang memiliki informasi, rekaman video, atau melihat langsung peristiwa tersebut diminta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Informasi dari masyarakat dinilai dapat membantu mempercepat proses penyelidikan dan pengungkapan kasus.

Kasus dugaan perampokan ini masih dalam penanganan Polres Jepara. Perkembangan terbaru akan disampaikan setelah penyidik memperoleh hasil penyelidikan dan memberikan keterangan resmi kepada publik.

 

***

Sumber: M8.

Penulis: Vico Rahman.