Queensha.id – Jepara,

Langkah berani Pemerintah Kabupaten Jepara dalam menjawab dua persoalan sekaligus yaitu sampah dan energi dan di mulai dengan menunjukkan arah baru. Bupati Jepara, Witiarso Utomo, bersama Arif Satria melakukan uji coba bahan bakar alternatif bernama Petasol, inovasi yang mengubah limbah sampah bernilai rendah menjadi energi yang dapat dimanfaatkan, khususnya bagi nelayan.

Dalam pernyataannya, Witiarso menegaskan bahwa inovasi ini bukan sekadar eksperimen teknologi, melainkan bagian dari visi besar pengelolaan lingkungan berbasis solusi.

“Hari ini kami bersama Prof. Arif Satria melakukan uji coba Petasol, bahan bakar yang dihasilkan dari limbah sampah low value. Ini membuktikan bahwa sampah bukan hanya persoalan, tetapi juga peluang besar jika dikelola dengan tepat. Kami berharap inovasi ini bisa membantu nelayan sekaligus mengurangi beban lingkungan,” ujar Witiarso, Jum’at (24/4).

Petasol sendiri merupakan hasil riset yang melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang berfokus pada konversi sampah plastik atau limbah tak bernilai menjadi bahan bakar alternatif.

 

Solusi Ganda: Lingkungan dan Ekonomi

Inovasi ini dinilai strategis bagi daerah pesisir seperti Jepara. Selama ini, dua persoalan besar yang dihadapi masyarakat adalah penumpukan sampah dan tingginya biaya bahan bakar untuk melaut.

Dengan Petasol, keduanya bisa dijawab sekaligus:

– Sampah berkurang karena dimanfaatkan.

– Nelayan mendapat alternatif bahan bakar lebih terjangkau.

 

Bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan tradisional, biaya bahan bakar menjadi salah satu komponen terbesar dalam operasional melaut. Jika Petasol terbukti efisien dan aman, dampaknya bisa langsung terasa pada peningkatan kesejahteraan.

 

Tantangan di Balik Inovasi

Meski menjanjikan, implementasi Petasol tidak lepas dari tantangan. Mulai dari skala produksi, distribusi, hingga standar keamanan penggunaan bahan bakar alternatif tersebut.

Selain itu, edukasi masyarakat juga menjadi kunci. Tanpa pemahaman yang baik, inovasi ini berpotensi hanya berhenti sebagai proyek uji coba tanpa keberlanjutan.

 

Arah Baru Jepara: Dari Konsumen Jadi Inovator

Langkah ini memperlihatkan perubahan paradigma di Jepara dari sekadar pengguna teknologi menjadi bagian dari pengembangan solusi.

Bupati Witiarso menekankan bahwa kolaborasi dengan lembaga riset seperti BRIN akan terus diperkuat untuk menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan daerah.

“Kami ingin Jepara tidak hanya menjadi daerah yang mengikuti, tetapi juga mampu menghadirkan solusi. Inovasi seperti Petasol harus terus dikembangkan agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

 

Harapan untuk Masa Depan

Jika berhasil dikembangkan secara luas, Petasol bukan hanya menjadi solusi lokal, tetapi berpotensi menjadi model nasional dalam pengelolaan sampah berbasis energi.

Bagi masyarakat Jepara, ini menjadi momentum penting untuk melihat sampah dari sudut pandang baru yaitu bukan lagi sebagai beban, tetapi sebagai sumber daya yang bisa diolah dan dimanfaatkan.

Langkah kecil ini bisa menjadi awal perubahan besar: dari tumpukan limbah menuju kemandirian energi.

 

***

(24 April 2026)