Queensha.id – Jepara,

 

Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di wilayah Kabupaten Jepara. Seorang pengendara sepeda motor diduga mengantuk hingga kehilangan kendali dan menabrak pohon di tepi jalan.

Peristiwa tersebut terjadi di ruas Jalan Raya Welahan–Mayong, tepatnya di sekitar MTs Bahrul Istiqomah, Desa Ketileng, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 18.15 WIB.

Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi K 3670 AHC yang dikendarai Sakha Krisna Yuda (22), warga Desa Blimbingrejo, Kecamatan Nalumsari.

Korban saat itu diketahui berboncengan dengan Maryam Elyana (21), warga Desa Tunggul Pandean, Kecamatan Nalumsari.

Diduga Kehilangan Kendali karena Mengantuk

Berdasarkan informasi kepolisian, kecelakaan diduga dipicu faktor kelelahan atau mengantuk saat berkendara.

Akibat kondisi tersebut, pengendara tidak mampu mengendalikan laju kendaraan hingga akhirnya motor keluar jalur dan menghantam pohon di pinggir jalan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jepara, Iptu Ahmad Riyanto, membenarkan kejadian tersebut.

“Pengendara diduga mengantuk sehingga tidak dapat menguasai laju kendaraan dan akhirnya menabrak pohon di pinggir jalan,” ujar Iptu Ahmad Riyanto, Selasa (19/5/2026).

Pengendara Alami Luka Serius di Kepala

Akibat benturan keras tersebut, Sakha Krisna Yuda mengalami luka cukup serius.

Korban mengalami:

  • Luka di bagian kepala
  • Memar pada wajah
  • Lecet di tangan dan kaki

Setelah mendapatkan pertolongan awal, korban kemudian dirujuk untuk menjalani perawatan intensif di RSUD Dr Moewardi Solo.

Pembonceng Patah Kaki

Sementara itu, pembonceng bernama Maryam Elyana juga mengalami luka berat.

Korban dilaporkan mengalami patah kaki kiri akibat benturan keras saat kecelakaan terjadi.

Saat ini korban menjalani perawatan medis di RS PKU Muhammadiyah Mayong.

Polisi Imbau Pengendara Tidak Memaksakan Berkendara Saat Lelah

Menanggapi kejadian tersebut, Kasatlantas Polres Jepara, AKP Royke Noldy Darean, mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara.

Ia menegaskan bahwa faktor kelelahan dan mengantuk masih menjadi salah satu penyebab dominan kecelakaan lalu lintas di wilayah Jepara.

Pengendara diminta:

  • Tidak memaksakan perjalanan saat lelah
  • Beristirahat jika mengantuk
  • Mengurangi kecepatan saat malam hari
  • Selalu fokus saat berkendara
  • Memastikan kondisi tubuh fit

“Kondisi fisik pengendara sangat menentukan keselamatan di jalan raya. Jika merasa mengantuk atau lelah, sebaiknya berhenti untuk beristirahat,” imbau AKP Royke Noldy Darean, Selasa (19/5).

 

 

Kecelakaan Tunggal Masih Sering Terjadi

Kasus kecelakaan tunggal akibat pengendara kehilangan konsentrasi masih cukup sering terjadi di Kabupaten Jepara.

Selain faktor jalan dan kendaraan, faktor manusia seperti:

  • Kurang istirahat
  • Mengantuk
  • Bermain ponsel
  • Kurang fokus
  • Kelelahan

menjadi penyebab utama tingginya angka kecelakaan lalu lintas.

Polisi pun terus mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan daripada terburu-buru saat berkendara.

 

 

Pengendara Diminta Lebih Waspada

Kecelakaan ini menjadi pengingat penting bahwa mengemudi dalam kondisi tidak fit sangat berbahaya, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

 

Masyarakat diimbau untuk:

  • Tidur cukup sebelum bepergian
  • Menghindari perjalanan saat tubuh lelah
  • Menggunakan perlengkapan keselamatan
  • Mematuhi aturan lalu lintas

demi mengurangi risiko kecelakaan fatal di jalan raya.

 

***

Satlantas Polres Jepara.

Queensha Jepara, Rabu, 20 Mei 2026.