Queensha.id – Jepara,
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GRIB JAYA Kabupaten Jepara menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 pada Minggu, 17 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di garasi bus Desa Pendosawalan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Acara dihadiri seluruh anggota dari tingkat DPC maupun PAC se-Kabupaten Jepara, serta sejumlah organisasi masyarakat dan kepemudaan dari berbagai wilayah di Kabupaten Jepara.
Mengusung slogan, “Kalau benar jangan takut, kalau ikut jangan takut, kalau takut jangan ikut,” peringatan HUT ke-5 GRIB JAYA Jepara menjadi momentum penting dalam memperkuat solidaritas, loyalitas, dan konsolidasi organisasi.
Selain kader internal, kegiatan tersebut turut dihadiri berbagai organisasi masyarakat dan kepemudaan, di antaranya Squad Nusantara, PROGIP, Lindu Aji, Pemuda Pancasila, Macan Asia, FKPM Mambak, AJI Cakra, hingga Pekat IB Jepara.
Turut hadir pula perwakilan Pemerintah Kabupaten Jepara, perwakilan Polres Jepara, serta perwakilan Koramil Kecamatan Kalinyamatan yang ikut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Jepara, Agus Adodi Pratama, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan organisasi masyarakat harus mampu menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat.
“GRIB JAYA Jepara hadir bukan untuk membuat keresahan, tetapi untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga solidaritas, persatuan, dan kepedulian sosial. Kami tidak takut selama berada di jalan yang benar. Jangan pernah gentar menghadapi tekanan selama kita membela kepentingan masyarakat dan menjaga marwah organisasi. Siapa pun yang bergabung harus siap solid, loyal, dan berani berdiri untuk kebenaran,” tegas Agus Adodi Pranata, Minggu (17/5/2026).

Dalam pidatonya, Agus juga mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga kekompakan, menjunjung tinggi hukum, serta mengedepankan musyawarah dalam setiap langkah organisasi.
Menurutnya, lima tahun perjalanan GRIB JAYA Jepara bukanlah waktu yang singkat. Berbagai tantangan telah dilalui bersama hingga organisasi mampu bertahan dan terus berkembang sampai saat ini.
“Eksistensi sebuah organisasi bukan hanya dilihat dari banyaknya anggota, bukan pula dari besarnya nama, tetapi dari sejauh mana organisasi itu mampu hadir di tengah masyarakat, menjaga persatuan, membantu sesama, dan menjadi bagian dari solusi, bukan sumber persoalan,” ujarnya, Minggu (17/5).
Ia juga menegaskan bahwa GRIB JAYA Jepara ingin terus tumbuh menjadi organisasi yang dewasa, bijaksana, dan mampu bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat demi menjaga kondusivitas dan kemajuan Kabupaten Jepara.
Dalam momentum HUT ke-5 tersebut, Agus mengingatkan seluruh anggota agar tidak merasa paling kuat ataupun paling ditakuti.
“Karena kekuatan sejati bukanlah siapa yang paling ditakuti, bukan siapa yang suaranya paling keras, melainkan siapa yang paling mampu memberi manfaat dan rasa aman bagi masyarakat,” katanya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi antar anggota dan organisasi masyarakat, hiburan, serta penguatan komitmen bersama untuk menjaga kekompakan dan persaudaraan di Kabupaten Jepara.
Di akhir sambutannya, Agus Adodi Pranata juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung perjalanan GRIB JAYA Jepara.
“Selamat Hari Lahir ke-5 GRIB JAYA Jepara. Lima tahun adalah bukti bertahan, namun masa depan adalah bukti perjuangan,” pungkasnya disambut yel-yel semangat seluruh anggota yang hadir.
Dengan peringatan HUT ke-5 ini, GRIB JAYA Jepara berharap dapat terus menjadi organisasi yang mampu menjaga solidaritas, mempererat persaudaraan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
***
Grib Jaya Jepara.

Tinggalkan Balasan