Queensha.id – Musik,
Kabar duka datang dari dunia musik Tanah Air. Endang Surahman Hartono, musisi yang dikenal sebagai gitaris sekaligus pencipta lagu di band Stinky, meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2026).
Kepergian Ndhank meninggalkan luka mendalam, terutama bagi penikmat musik era 90-an yang tumbuh bersama karya-karyanya. Lagu-lagu seperti Mungkinkah dan Jangan Tutup Dirimu menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan musik Indonesia dan terus dikenang lintas generasi.
Sebelum mengembuskan napas terakhir, Ndhank sempat menjalani perawatan intensif dalam kondisi koma di sebuah rumah sakit di Manado. Kabar wafatnya kemudian dikonfirmasi oleh Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) melalui pernyataan resmi di media sosial.
“Kami segenap keluarga besar AKSI mengucapkan turut berduka cita atas berpulangnya Ndhank Surahman Hartono,” tulis pernyataan tersebut.
AKSI juga mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
Tak hanya dikenal sebagai musisi, Ndhank juga dikenal sebagai sosok yang gigih memperjuangkan hak cipta para pencipta lagu di Indonesia. Ia aktif menyuarakan pentingnya penghargaan terhadap karya dan perlindungan royalti bagi musisi.
Perjalanan karier Ndhank bersama Stinky dimulai sejak band tersebut berdiri pada 1995. Sejak saat itu, namanya melekat kuat dalam industri musik nasional sebagai salah satu pencipta lagu yang memberi warna khas di era keemasan musik pop Indonesia.
Kepergiannya bukan hanya kehilangan bagi keluarga dan sahabat, tetapi juga bagi dunia musik Indonesia. Sosoknya akan selalu dikenang melalui karya-karya yang telah mengisi perjalanan hidup banyak orang.
Selamat jalan, Ndhank. Karyamu akan terus hidup dan mengalun dalam ingatan.
***

Tinggalkan Balasan