Queensha.id – Film & Sinetron,
Kabar mengejutkan datang dari aktor Fendy Chow, pemeran Dipa Andhika dalam serial populer Terikat Janji. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Fendy memberi isyarat akan rehat sejenak dari aktivitas syuting.
“Ijin keluar bentar, tar balik lagi kok,” tulis Fendy singkat dalam unggahannya.
Unggahan tersebut langsung memancing beragam spekulasi dari para penggemar. Banyak yang menduga rehatnya Fendy berkaitan dengan alur cerita Dipa Andhika yang kini memasuki puncak konflik.
Dipa Andhika Terpojok dalam Kasus Money Laundry
Dalam beberapa episode terakhir, penyelidikan kasus dugaan pencucian uang di Avenue & Co yang dipimpin Iptu Sena Airlangga Abraham (Arya Saloka) semakin mengerucut kepada Dipa Andhika.
Berbagai barang bukti dan keterangan saksi mulai memperkuat dugaan keterlibatan Dipa dalam kasus tersebut. Penonton pun memprediksi karakter antagonis itu akan segera memperoleh akhir dari perjalanan ceritanya.
Banyak penggemar menduga Dipa akan dipenjara atau menghilang sementara dari alur cerita, sejalan dengan kabar rehatnya Fendy Chow dari proses syuting.
Sinopsis Terikat Janji Episode 175
Episode 175 yang tayang pada 29 September 2026 menghadirkan ketegangan sejak awal.
Novan Kusuma bersama Mayang Kusuma dan Davina Rosalia Kusuma mengantar Jihan Kusuma kembali ke apartemen Dipa Andhika. Dipa diketahui baru bebas sementara dengan status wajib lapor ke Polres Cakra Bumi.
Sesaat setelah keluarga Novan pulang, Dipa terlibat pertengkaran hebat dengan Jihan. Dipa marah karena Jihan menceritakan kepada Davina mengenai dirinya yang pernah memasuki kamar Davina, sehingga koper berwarna hijau muda berisi uang dolar menjadi sorotan.
Pertengkaran semakin memanas hingga Dipa hampir menampar Jihan dan mendorongnya sampai terjatuh mengenai kursi ruang tamu.
Dipa Berusaha Mengamankan Uang Dolar
Merasa posisinya semakin terancam, Dipa memutuskan naik ke lantai 11 untuk mengambil uang dolar yang disembunyikan di dalam plafon.
Padahal sebelumnya sang ayah, Arman Andhika, telah mengingatkan agar selama dua minggu tidak mendatangi ruangan tersebut.
Dipa yakin polisi tidak akan mengetahui lokasi penyimpanan uang tersebut.
Tanpa disadari, dua anggota polisi yang menyamar sebagai petugas kebersihan (OB) langsung melaporkan pergerakannya kepada Iptu Sena.
Penggeledahan Dramatis
Tim kepolisian yang terdiri dari Tommy, Reza, Dion, Eki dan anggota lainnya segera melakukan penggeledahan di lantai 11.
Awalnya polisi tidak menemukan barang bukti sehingga Dipa merasa percaya diri dan mengusir mereka sambil mengaku menjadi korban kriminalisasi.
Namun Iptu Sena meminta seluruh anggotanya tetap bertahan dan kembali menggeledah ruangan yang sebelumnya digunakan Arman Andhika.
Sena kemudian membuka masker dan kacamatanya sehingga identitasnya diketahui oleh Dipa.
“Saya di sini ingin mengungkap semua kejahatan yang Anda lakukan,” tegas Sena.
Uang Dolar Akhirnya Terungkap
Meski Dipa terus membantah, Iptu Sena yakin barang bukti berada di balik plafon berdasarkan informasi dari Dion, Reza dan Davina.
Sena kemudian menembakkan peluru ke beberapa titik plafon.
Tak lama kemudian, tumpukan uang dolar dalam jumlah besar berjatuhan dari plafon. Selain uang, polisi juga menemukan sejumlah paket berisi obat-obatan yang diduga menjadi barang bukti tambahan.
Penemuan tersebut membuat Dipa panik.
Aksi Kabur dan Penyanderaan
Dipa segera mengaktifkan gas air mata yang telah dipersiapkannya sehingga polisi kehilangan pandangan. Kesempatan itu dimanfaatkan untuk melarikan diri.
Saat hendak kabur, Dipa sempat melumpuhkan seorang polisi wanita yang menyamar sebagai OB, merebut senjatanya, lalu melarikan diri melalui tangga darurat.
Ia juga menodongkan pistol kepada petugas keamanan apartemen, memaksanya bertukar pakaian untuk menyamar sebelum meninggalkan lokasi.
Di dalam lift, Dipa bertemu Novan Kusuma, Mayang dan Jihan. Ia kemudian memukul Novan, menyandera Jihan dengan todongan pistol, dan membawanya keluar gedung.
Tak lama kemudian, Davina datang menggunakan mobil. Dipa memaksa Davina mengantarnya keluar area apartemen sambil tetap menodongkan senjata.
Dipa Berhasil Ditangkap
Pelarian Dipa akhirnya terhenti setelah Iptu Sena bersama lima anggota polisi berhasil mengepung kendaraan yang ditumpangi Dipa.
Di saat bersamaan, Davina memberanikan diri melawan hingga berhasil merebut pistol dari tangan Dipa.
Polisi pun langsung meringkus dan memborgol Dipa Andhika.
Meski telah tertangkap, Dipa masih melontarkan kalimat misterius.
“Ternyata tukang ketoprak sudah merencanakan ini semua. Ini adalah awal permainan kita, tunggu!”
Sementara itu, Iptu Sena menegaskan bahwa seluruh kejahatan Dipa telah berhasil diungkap.
“Semua sudah berakhir, Dipa. Kamu penjahat, mulai dari kasus pencucian uang, obat-obatan, hilangnya Patung Ganesha hingga para saksi yang kamu singkirkan. Sayonara, Dipa.”
Akankah penangkapan Dipa benar-benar menjadi akhir dari konflik besar di Terikat Janji, atau justru masih ada dalang lain yang belum terungkap? Kelanjutannya akan hadir pada episode berikutnya.
***
Sumber: Queensha Jepara.
Penulis: Vico Rahman.

Tinggalkan Balasan