Queensha.id – Jepara,
Pemerintah Kabupaten Jepara bersama berbagai elemen keagamaan dan masyarakat akan menggelar rangkaian kegiatan Gebyar 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai bentuk syukur dan refleksi menyambut Tahun Baru Islam.
Kegiatan yang dipusatkan di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Jepara ini diharapkan menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat nilai-nilai spiritual, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Rangkaian acara akan dimulai pada Senin, 15 Juni 2026, dengan kegiatan Khotmil Qur’an, Maulid Nabi, serta Doa Bersama Akhir dan Awal Tahun yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Jepara mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai.
Selanjutnya pada Selasa, 16 Juni 2026 pukul 13.00 WIB, masyarakat akan disuguhkan Kirab 1000 Santri Jepara yang mengambil titik start di depan Pendopo RA Kartini Jepara. Kirab ini menjadi simbol semangat generasi muda Islam dalam menjaga tradisi keilmuan, akhlak, dan nilai-nilai keagamaan.
Puncak peringatan Tahun Baru Islam akan digelar pada malam harinya, pukul 19.00 WIB di Alun-alun 1 Jepara melalui Pengajian Umum dan Selawat Nabi bersama Majelis Zikir dan Selawat Gandrung Nabi dari Grobogan, Jawa Tengah.
Acara tersebut akan menghadirkan sejumlah tokoh agama dan pemimpin daerah, di antaranya , Bupati Jepara, Witiarso Utomo serta wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar dan jajarannya.
Selain itu, para ulama, habaib, kiai, santri, dan masyarakat dari berbagai wilayah di Jepara juga dijadwalkan hadir memeriahkan kegiatan tersebut.
Bupati Jepara Ajak Warga Hadir dan Meramaikan Tahun Baru Islam
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana introspeksi diri sekaligus memperkuat persatuan dan kerukunan.
“Peringatan 1 Muharam bukan sekadar pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan mempererat tali persaudaraan sesama umat. Saya mengajak seluruh masyarakat Jepara untuk hadir, mengikuti, dan memeriahkan Gebyar 1 Muharam 1448 Hijriah dengan penuh khidmat dan kebersamaan,” ungkap Bupati Jepara, H. Witiarso Utomo.
Menurut Witiarso, rangkaian kegiatan yang diselenggarakan tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga wadah memperkuat identitas Jepara sebagai daerah yang religius, rukun, dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Islam.
“Melalui khotmil Qur’an, kirab santri, pengajian umum, dan selawat bersama, kita berharap keberkahan Allah SWT senantiasa tercurah untuk Kabupaten Jepara. Semoga tahun baru ini membawa kemajuan, kesejahteraan, keamanan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Jepara,” ujar Witiarso, Kamis (11/6/2026).
Ia juga berharap keterlibatan masyarakat dari berbagai kalangan dapat menjadikan peringatan Tahun Baru Islam tahun ini semakin meriah sekaligus bermakna.
Momentum Menjemput Keberkahan
Gebyar 1 Muharam 1448 Hijriah di Jepara diharapkan menjadi momentum spiritual yang mampu memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah, ulama, santri, dan masyarakat.
Dengan lantunan selawat, doa bersama, serta semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, Kabupaten Jepara optimistis menyongsong tahun baru Islam dengan penuh keberkahan dan harapan baru.
Masyarakat diimbau untuk hadir dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai bentuk syukur sekaligus ikhtiar menjemput rahmat Allah SWT bagi diri sendiri, keluarga, dan Kabupaten Jepara tercinta.
***
Queensha Jepara (Kamis, 11 Juni 2026)

Tinggalkan Balasan