Queensha.id – Jepara,
Kabar gembira akhirnya datang bagi masyarakat Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara. Ruas jalan Daren–Batas Kudus yang selama bertahun-tahun dikeluhkan warga karena kondisi rusak, berlubang, dan sering disebut sebagai kawasan “jeglongan sewu”, kini mulai mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Jepara.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2.552.389.140 dari APBD Tahun Anggaran 2026 untuk proyek Peningkatan Jalan Ruas Daren–Batas Kudus.
Informasi tersebut ramai diperbincangkan setelah diunggah oleh akun Facebook Suara Jepara. Dalam unggahannya disebutkan bahwa proyek telah dimulai sejak 26 Mei 2026 dan ditargetkan selesai pada 22 September 2026 atau sekitar 120 hari kalender.
Jalan Daren–Batas Kudus Akan Dicor Beton Berkualitas Tinggi
Ruas jalan yang menjadi penghubung penting antara Kabupaten Jepara dan Kabupaten Kudus ini dikenal sebagai salah satu jalur strategis bagi aktivitas ekonomi masyarakat. Setiap hari, jalan tersebut dilalui kendaraan pribadi, angkutan hasil pertanian, hingga truk bermuatan berat.
Untuk memastikan kualitas dan ketahanan jalan, DPUPR Jepara menggandeng CV. Berlian Mandalika sebagai pelaksana pekerjaan.
Berdasarkan papan proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan meliputi:
- Perkerasan Beton Semen FS 45 MPa dengan volume mencapai 845 meter kubik.
- Pembangunan saluran drainase menggunakan U-Ditch Tipe DS 2 sepanjang 106,8 meter.
- Pemasangan gorong-gorong baru berukuran 60 x 60 sentimeter sepanjang 4 meter.
Spesifikasi tersebut dirancang agar jalan lebih kuat menahan beban kendaraan berat sekaligus mengurangi potensi kerusakan akibat genangan air saat musim hujan.
Bagian dari Program Jepara Mulus 2026
Perbaikan ruas Daren–Batas Kudus merupakan salah satu bagian dari program pembangunan infrastruktur yang digencarkan Pemerintah Kabupaten Jepara pada tahun 2026.
Pemkab Jepara menargetkan puluhan ruas jalan kabupaten yang selama ini mengalami kerusakan untuk diperbaiki secara bertahap. Tercatat sebanyak 51 ruas jalan kabupaten masuk dalam daftar prioritas pembangunan dan peningkatan tahun ini.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.
Warga Minta Proyek Dikerjakan Tepat Waktu
Meski menyambut baik rencana perbaikan jalan, sejumlah warga berharap proyek tidak hanya sebatas papan informasi, tetapi benar-benar dikerjakan sesuai jadwal dan menghasilkan kualitas yang baik.
Salah satu komentar datang dari Shinta Wati, warga yang memberikan tanggapan melalui akun Facebook Suara Jepara.
“Kabar yang bagus, tapi tanggal 30 Mei kemarin saya lewat belum ada pengerjaan sama sekali,” tulisnya.
Komentar tersebut mendapat respons dari warga lainnya yang berharap pekerjaan segera terlihat di lapangan agar masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung.
Beragam Harapan Warga Nalumsari
Selain Shinta Wati, sejumlah warga sekitar juga menyampaikan harapan mereka terhadap proyek tersebut.
Sutrisno, warga Desa Daren, berharap proyek dapat diselesaikan sesuai target.
“Kalau jalan ini benar-benar mulus nanti, aktivitas warga dan pedagang tentu lebih lancar. Yang penting pengerjaannya jangan asal jadi dan selesai tepat waktu.”
Nur Khasanah, warga Kecamatan Nalumsari, mengaku selama ini sering menghindari ruas tersebut saat musim hujan.
“Banyak lubang yang tertutup genangan air sehingga cukup berbahaya. Semoga setelah diperbaiki, pengguna jalan bisa lebih nyaman dan aman.”
Sementara itu, Mujiono, sopir angkutan barang yang rutin melintas, menilai perbaikan jalan sangat dibutuhkan karena kerusakan selama ini berdampak pada biaya operasional kendaraan.
“Kalau jalannya bagus, kendaraan tidak cepat rusak. Kami yang setiap hari lewat tentu sangat terbantu.”
Pengguna Jalan Diminta Bersabar
Selama masa pelaksanaan proyek, masyarakat yang melintasi jalur Daren menuju perbatasan Kudus diminta untuk lebih berhati-hati karena akan ada pengaturan lalu lintas di beberapa titik pekerjaan.
Pemerintah juga mengimbau pengguna jalan agar mematuhi petunjuk petugas lapangan demi menjaga keselamatan bersama selama proses pengecoran dan pembangunan drainase berlangsung.
Dengan dimulainya proyek bernilai miliaran rupiah ini, warga berharap julukan “jeglongan sewu” yang selama ini melekat pada ruas Daren–Batas Kudus segera menjadi kenangan. Jika pekerjaan berjalan sesuai rencana, masyarakat Nalumsari dan pengguna jalan antar-kabupaten akan segera menikmati akses jalan yang lebih mulus, aman, dan nyaman.
***
Queensha Jepara, Selasa, 2 Juni 2026.

Tinggalkan Balasan