Queensha.id – Jepara,

 

Suasana penuh keceriaan dan semangat emansipasi terasa kental di peringatan Hari Kartini, Selasa (21/4/2026), di PAUD Ratu Shima. Sejak pagi, para ibu tampak antusias mengantar putra-putri mereka mengikuti berbagai lomba, mulai dari melukis, menggambar, mewarnai pemandangan, APE (alat permainan edukatif), hingga fashion show dan lomba menyanyi.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu-lagu Kartini yang menggugah semangat kebangsaan. Anak-anak tampil percaya diri, sementara para ibu memberikan dukungan penuh dari pinggir arena.

Nama-nama seperti Mama Buwaiti, Mama Fadhi, Mama Ravin, Mama Haidar, Eyang Icha, Mama Akio, Mama Secara, Mama Achio, Mama Zahfran, hingga Mama Izqian turut meramaikan suasana. Mereka hadir bukan sekadar mendampingi, tetapi juga menjadi bagian dari energi positif yang membuat acara semakin hidup.

Keceriaan semakin lengkap saat lomba fashion show digelar. Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Arshyla Quinnsha Qiana Qalesya, yang akrab disapa Achio. Bersama sang ibu, ia tampil memukau dengan kostum ala Raden Ajeng Kartini, hingga berhasil meraih juara The Best Couple kategori kostum ibu dan anak.

Tak kalah membanggakan, Rafin yang merupakan teman sekelas Achio berhasil meraih juara harapan tiga dalam lomba APE, menambah semarak prestasi anak-anak di momen spesial tersebut.

Elisa Fitriana Prihandari, yang akrab disapa Mama Achio, mengungkapkan rasa bangga dan harunya melihat antusiasme anak-anak dalam merayakan Hari Kartini.

“Alhamdulillah, ini pengalaman yang luar biasa. Bukan soal menang atau kalah, tapi bagaimana anak-anak berani tampil, percaya diri, dan mengenal sosok Kartini sejak dini. Apalagi tadi diawali dengan menyanyikan lagu Kartini, suasananya benar-benar terasa hangat dan penuh semangat,” ujarnya, Selasa (21/4).

Ia juga menambahkan bahwa momen seperti ini menjadi ruang penting untuk mempererat hubungan antara orang tua dan anak, sekaligus menanamkan nilai perjuangan kepada generasi sejak usia dini.

“Sebagai orang tua, saya ingin anak saya tumbuh jadi perempuan yang percaya diri, mandiri, dan punya semangat seperti Kartini. Semoga kegiatan seperti ini terus ada, karena sangat positif untuk perkembangan anak-anak,” tambahnya.

Perayaan Hari Kartini di PAUD Ratu Shima ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai perjuangan tidak hanya hidup dalam buku sejarah, tetapi juga tumbuh dalam tawa, kreativitas, dan keberanian anak-anak. Dari panggung kecil di Suwawal, semangat Kartini terus menyala hingga menginspirasi generasi penerus bangsa.

 

***

Elisa FP.

(21/4/2026).