Queensha.id – Jepara,
Suasana malam di Desa Dongos, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, mendadak berubah mencekam setelah kobaran api melahap sebuah tempat usaha finishing mebel, Sabtu (26/9/2026) malam.
Api yang membumbung tinggi disertai kepulan asap hitam pekat terlihat dari kejauhan sehingga mengundang kepanikan warga sekitar. Kebakaran terjadi di sebuah brak mebel berukuran sekitar 10 x 10 meter yang berada di RT 01/RW 04, Desa Dongos, Kecamatan Kedung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pekerja di sekitar lokasi. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
Warga Gotong Royong Selamatkan Barang
Sesaat setelah api membesar, warga sekitar berbondong-bondong menuju lokasi untuk membantu proses penyelamatan. Mereka bergotong royong mengevakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan agar tidak ikut dilalap api.
Sejumlah lemari kayu berukuran besar berhasil dipindahkan ke tepi jalan sebelum kobaran api menjalar lebih luas. Aksi cepat warga turut membantu mengurangi potensi kerugian sekaligus mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Damkar Jepara Bergerak Cepat
Laporan kebakaran diterima sekitar pukul 19.00 WIB dari Mujiyanto (41), warga Desa Nganti, Kecamatan Kedung. Mendapat laporan tersebut, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Jepara langsung menuju lokasi.
Sekitar pukul 19.20 WIB, dua unit armada dari Mako 113 Damkar Jepara tiba di lokasi dan segera melakukan pemadaman menggunakan selang bertekanan tinggi.
Berkat kerja sama petugas dan warga, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.50 WIB atau kurang lebih 30 menit setelah proses pemadaman dimulai.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Kerugian Ditaksir Rp10 Juta
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, pemilik usaha diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp10 juta akibat rusaknya bangunan brak dan sejumlah material finishing mebel.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pelaku usaha, khususnya industri mebel, agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan kerja yang banyak terdapat bahan mudah terbakar.
Imbauan Damkar Jepara
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Jepara mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan kerja dan tidak mengabaikan potensi sumber api.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pelaku usaha mebel, untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, memastikan tidak ada sumber api yang masih menyala sebelum meninggalkan lokasi kerja, serta menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah antisipasi. Kewaspadaan dan kepedulian terhadap keselamatan dapat mencegah terjadinya kebakaran yang menimbulkan kerugian besar,” imbau petugas Damkar Kabupaten Jepara.
***
Sumber: SJ.

Tinggalkan Balasan