Queensha.id – Jepara,
Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam milik H. Tomo di Desa Tanjung, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, Selasa (1/9/2026) sore. Insiden tragis tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia setelah diduga terjebak di dalam bangunan yang terbakar.
Korban diketahui bernama Mungawan alias Wawan (54), warga Desa Tengguli, Dukuh Kemloko Manis, RT 05/RW 02. Saat kejadian, korban sedang melakukan pekerjaan perbaikan instalasi listrik pada blower di bagian belakang kandang ayam.
Berdasarkan keterangan saksi, Marioto, warga Desa Guyangan yang juga merupakan rekan kerja korban, peristiwa bermula sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu keduanya mendapat tugas dari pemilik kandang untuk memperbaiki sistem kelistrikan.
Korban mengerjakan perbaikan blower di bagian belakang kandang, sedangkan Marioto berada di bagian depan. Tidak lama berselang, Marioto mendengar suara yang diduga berasal dari konsleting listrik.
“Saat itu korban memperbaiki blower di belakang, saya berada di depan. Kemudian terdengar suara seperti konsleting listrik, setelah itu muncul api dan langsung membesar,” ujar Marioto, Selasa (1/9/2026).
Api kemudian dengan cepat membesar dan melalap bangunan kandang ayam. Korban diduga tidak sempat menyelamatkan diri karena terjebak di dalam kobaran api.
Petugas bersama warga segera melakukan upaya pemadaman sekaligus pencarian korban. Setelah beberapa jam proses evakuasi berlangsung, korban akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 18.05 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
Kandang ayam yang terbakar diketahui merupakan milik H. Tomo, warga Desa Tanjung RT 06/RW 01, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara.
Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Jepara untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga kini, peristiwa kebakaran masih dalam penanganan Polsek Pakis Aji. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran yang diduga berkaitan dengan instalasi kelistrikan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat dan pelaku usaha peternakan agar selalu memastikan kondisi instalasi listrik dalam keadaan aman serta melakukan pemeriksaan berkala terhadap peralatan listrik, seperti blower dan perangkat pendukung lainnya. Langkah pencegahan tersebut penting untuk meminimalkan risiko terjadinya kebakaran yang dapat mengakibatkan kerugian materiil maupun korban jiwa.
***
Sumber: JN/AR.

Tinggalkan Balasan