Queensha.id – Jepara,

 

Suasana tenang di wilayah Bulungan RT 04 RW 02, Kecamatan Pakis Aji, kabupaten Jepara mendadak berubah mencekam pada Jumat petang (8/5/2026). Kobaran api tiba-tiba muncul dari sebuah kandang sapi milik warga dan dengan cepat membesar hingga membuat masyarakat sekitar panik.

Peristiwa kebakaran terjadi saat sebagian warga tengah bersiap menjalankan aktivitas malam hari. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari area kandang, disusul kobaran api yang terus membesar dan nyaris melalap seluruh bangunan.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung berhamburan keluar rumah. Sejumlah warga berusaha membantu memadamkan api menggunakan alat seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Kebakaran diketahui menimpa kandang sapi milik Ny. Ngatni (47), warga Bulungan, Pakis Aji, Jepara. Berdasarkan informasi awal di lokasi kejadian, api diduga berasal dari korsleting listrik di dalam kandang.

Karena bangunan kandang sebagian besar terbuat dari material yang mudah terbakar, api dengan cepat merembet ke seluruh bagian bangunan berukuran sekitar 6×10 meter persegi tersebut. Dalam waktu singkat, suasana di sekitar lokasi dipenuhi kepulan asap dan cahaya api yang membesar.

Laporan kejadian diterima petugas sekitar pukul 18.17 WIB. Tak berselang lama, tim pemadam kebakaran dari pos mako langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit armada pemadam.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 18.34 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Proses pemadaman berlangsung dramatis karena api sudah terlanjur membesar ketika petugas datang.

Sejumlah warga tampak ikut membantu membuka akses jalan dan mengamankan area sekitar agar proses pemadaman berjalan lancar. Petugas berjibaku selama lebih dari satu jam untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak merembet ke bangunan rumah warga yang berada tidak jauh dari lokasi kandang.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Namun kebakaran mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta.

Peristiwa ini sontak menjadi perhatian warga sekitar karena kobaran api terlihat cukup besar dan sempat memicu kekhawatiran akan merembet ke permukiman padat penduduk di sekitar lokasi kejadian.

Sejumlah warga mengaku sempat mendengar suara percikan sebelum api membesar. Dugaan sementara, arus pendek listrik menjadi pemicu utama munculnya api di dalam kandang.
Petugas kemudian melakukan pendinginan di area lokasi hingga sekitar pukul 20.00 WIB untuk memastikan tidak ada titik api tersisa yang dapat memicu kebakaran susulan.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik, terutama pada bangunan semi permanen seperti kandang ternak, gudang, maupun dapur belakang rumah yang sering luput dari pemeriksaan rutin.

Instalasi listrik yang sudah tua, sambungan kabel tidak standar, hingga penggunaan colokan berlebihan disebut menjadi faktor yang kerap memicu kebakaran di permukiman warga.

Warga sekitar berharap adanya pemeriksaan instalasi listrik secara berkala agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. Apalagi kebakaran saat malam hari berpotensi lebih berbahaya karena banyak warga sedang berada di dalam rumah dan api bisa cepat menyebar tanpa disadari.

Sementara itu, petugas pemadam kebakaran juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan percikan api atau bau kabel terbakar agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum api membesar.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran kandang sapi di Pakis Aji Jepara ini meninggalkan kepanikan mendalam bagi warga sekitar. Kobaran api yang tiba-tiba membesar saat waktu magrib menjadi momen yang membuat masyarakat sekitar waspada dan trauma.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi lokasi kebakaran telah berhasil diamankan dan api dipastikan sepenuhnya padam.

 

***
Queensha Jepara, 9 Mei 2026