Queensha.id – Jepara,
Sebuah rumah milik warga di Desa Pecangaan Kulon, RT 05 RW 02, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, dilalap si jago merah pada Jumat (21/8/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu dari gas elpiji di area dapur.
Pemilik rumah diketahui bernama Sutikno (43). Berdasarkan laporan yang diterima petugas, informasi kebakaran masuk pada pukul 08.38 WIB. Tim pemadam kebakaran kemudian bergerak cepat dan tiba di lokasi pada 08.55 WIB.
Dalam proses penanganan, Satpol PP dan Damkar Jepara mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran, satu unit mobil suplai dari Mako 113, serta satu unit dari Pos Kalinyamatan untuk mempercepat proses pemadaman.
Api melalap bangunan rumah huni dengan luas sekitar 15 x 20 meter persegi. Dugaan sementara, kebakaran berasal dari gas elpiji di dapur yang kemudian membesar dan membakar sebagian bangunan rumah.
Petugas berjibaku memadamkan api hingga situasi dinyatakan aman pada pukul 10.30 WIB. Berkat kesigapan petugas dan warga sekitar, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan di sekitarnya.
Akibat peristiwa tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara, Edy Marwoto, mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang berasal dari penggunaan kompor dan tabung gas elpiji di dapur.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan regulator dan selang gas terpasang dengan baik, segera mengganti peralatan yang sudah aus atau bocor, serta tidak meninggalkan kompor dalam keadaan menyala tanpa pengawasan. Langkah sederhana ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran,” ujar Edy Marwoto, Jum’at (21/8/2026).
Ia juga mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa instalasi gas dan listrik di rumah, serta segera menghubungi petugas pemadam kebakaran apabila terjadi keadaan darurat agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
***
Sumber: Damkar Jepara.
Penulis: Vico Rahman.

Tinggalkan Balasan