Queensha.id – Jepara,
Kebakaran semak terjadi di Desa Kecapi RT 012 RW 002, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jumat (11/9/2026). Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang kemudian merembet ke area semak kering.
Laporan kejadian diterima Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jepara pada pukul 10.45 WIB. Satu unit mobil pemadam kemudian diberangkatkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB.
Petugas berhasil mengendalikan api sehingga proses pemadaman selesai pada pukul 11.20 WIB. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 10 x 20 meter.
Pelapor dalam kejadian tersebut adalah M. Arif (42), warga Desa Wedelan, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara. Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, tidak ada korban jiwa maupun laporan kerugian material akibat peristiwa tersebut.
Personel yang diterjunkan dalam operasi pemadaman terdiri atas Deni, Imron, Muchlisin, dan Farid dengan dukungan satu unit mobil pemadam kebakaran.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara, Edy Marwoto, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau karena kondisi cuaca yang panas dan vegetasi kering membuat api lebih mudah menyebar.
“Musim kemarau meningkatkan risiko kebakaran, terutama akibat aktivitas pembakaran sampah maupun kelalaian manusia. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat segera ditangani sebelum meluas,” ujar Edy Marwoto, Jum’at (11/9/2026).
Ia menambahkan, pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk mengurangi risiko kebakaran, sehingga diperlukan peran aktif seluruh masyarakat dalam menjaga lingkungan.
10 Tips dan Larangan Mencegah Kebakaran saat Musim Kemarau
- Jangan membakar sampah di lahan terbuka, terutama saat cuaca panas dan angin kencang.
- Pastikan api benar-benar padam apabila terpaksa melakukan pembakaran yang diizinkan sesuai ketentuan setempat.
- Jangan membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area semak atau rumput kering.
- Bersihkan semak dan rumput kering di sekitar rumah maupun lahan kosong agar tidak menjadi bahan bakar api.
- Jangan meninggalkan api tanpa pengawasan, termasuk saat memasak atau membakar sesuatu.
- Periksa instalasi listrik secara berkala untuk menghindari korsleting yang dapat memicu kebakaran.
- Sediakan alat pemadam api ringan (APAR) atau peralatan sederhana seperti ember berisi air maupun pasir apabila memungkinkan.
- Laporkan segera apabila melihat titik api, sehingga petugas dapat melakukan penanganan lebih cepat.
- Edukasi anggota keluarga, terutama anak-anak, mengenai bahaya bermain api.
- Ikuti arahan petugas dan jangan mendekati lokasi kebakaran, agar proses pemadaman berjalan aman dan tidak mengganggu pekerjaan petugas.
Satpol PP dan Damkar Jepara mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, terutama selama musim kemarau. Dengan kewaspadaan dan tindakan cepat, potensi kebakaran yang lebih besar dapat dicegah sehingga keselamatan masyarakat maupun lingkungan tetap terjaga.
***
Sumber: Damkar Jepara.
Penulis: Vico Rahman.

Tinggalkan Balasan