Queensha.id – Edukasi Kesehatan,

 

Kulit merupakan organ terbesar pada tubuh manusia yang berfungsi melindungi organ di dalam tubuh dari paparan bakteri, virus, jamur, sinar matahari, hingga zat berbahaya dari lingkungan.

Namun, karena menjadi lapisan terluar tubuh, kulit juga rentan mengalami berbagai gangguan kesehatan. Penyakit kulit dapat menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak, hingga orang dewasa.

Beberapa penyakit kulit hanya menimbulkan rasa gatal ringan, tetapi ada pula yang dapat menyebabkan infeksi serius apabila tidak segera ditangani.

Berikut 16 penyakit kulit yang paling sering dijumpai beserta penyebab dan cara penanganannya.

1. Biduran (Urtikaria)

Biduran ditandai dengan bentol merah yang terasa gatal dan dapat muncul secara tiba-tiba.

Penyebab: Alergi makanan, obat, cuaca panas, gigitan serangga, atau stres.

Cara mengatasi: Hindari pemicu, kompres dingin, dan konsultasikan ke dokter bila gejala berat atau berulang.

2. Eksim (Dermatitis Atopik)

Eksim menyebabkan kulit kering, kemerahan, pecah-pecah, dan terasa sangat gatal.

Penyebab: Faktor genetik, alergi, kulit sensitif, atau iritasi.

Cara mengatasi: Gunakan pelembap secara rutin, hindari sabun keras, dan periksakan ke dokter bila keluhan menetap.

3. Kurap (Tinea)

Kurap merupakan infeksi jamur yang berbentuk lingkaran kemerahan.

Penyebab: Jamur dermatofita yang mudah menular.

Cara mengatasi: Menjaga kebersihan kulit dan menggunakan obat antijamur sesuai anjuran tenaga medis.

4. Kudis (Skabies)

Skabies ditandai rasa gatal hebat terutama pada malam hari.

Penyebab: Tungau Sarcoptes scabiei.

Cara mengatasi: Pengobatan perlu dilakukan pada penderita dan kontak serumah, serta mencuci pakaian dan sprei dengan air panas.

5. Panu

Panu menyebabkan bercak putih atau kecokelatan pada kulit.

Penyebab: Pertumbuhan jamur berlebihan akibat kelembapan dan keringat.

Cara mengatasi: Menjaga kebersihan tubuh dan menggunakan obat antijamur.

6. Jerawat

Jerawat sering muncul di wajah, dada, dan punggung.

Penyebab: Produksi minyak berlebih, perubahan hormon, dan bakteri.

Cara mengatasi: Membersihkan wajah secara rutin serta menghindari memencet jerawat.

7. Psoriasis

Psoriasis menyebabkan kulit menebal dan bersisik.

Penyebab: Gangguan sistem kekebalan tubuh.

Cara mengatasi: Memerlukan pemeriksaan dokter untuk menentukan terapi yang sesuai.

8. Impetigo

Penyakit ini sering menyerang anak-anak dan sangat mudah menular.

Penyebab: Infeksi bakteri.

Cara mengatasi: Menjaga kebersihan kulit dan mendapatkan pengobatan dari dokter.

9. Cacar Air

Cacar air menyebabkan ruam berisi cairan disertai demam.

Penyebab: Virus Varicella-zoster.

Cara mengatasi: Istirahat cukup, menjaga kebersihan kulit, dan menghindari menggaruk.

10. Herpes Zoster

Herpes zoster atau cacar ular menimbulkan ruam yang terasa nyeri.

Penyebab: Aktivasi kembali virus penyebab cacar air.

Cara mengatasi: Segera periksa ke dokter agar terapi dapat diberikan sedini mungkin.

11. Bisul

Bisul berupa benjolan merah berisi nanah.

Penyebab: Infeksi bakteri pada folikel rambut.

Cara mengatasi: Jangan memencahkan sendiri dan segera konsultasikan bila membesar atau disertai demam.

12. Dermatitis Kontak

Kulit menjadi merah setelah terkena bahan tertentu.

Penyebab: Sabun, kosmetik, logam, deterjen, atau bahan kimia.

Cara mengatasi: Hindari penyebab iritasi dan gunakan produk yang sesuai untuk kulit sensitif.

13. Kutil

Kutil berupa benjolan kecil pada kulit.

Penyebab: Infeksi Human Papillomavirus (HPV).

Cara mengatasi: Penanganan bergantung pada jenis dan lokasi kutil, sehingga sebaiknya diperiksa oleh tenaga medis.

14. Melasma

Melasma ditandai bercak kecokelatan terutama pada wajah.

Penyebab: Paparan sinar matahari dan perubahan hormon.

Cara mengatasi: Gunakan tabir surya dan konsultasikan dengan dokter bila bercak mengganggu.

15. Vitiligo

Vitiligo menyebabkan hilangnya warna alami kulit sehingga muncul bercak putih.

Penyebab: Gangguan autoimun yang menyerang sel pembentuk pigmen.

Cara mengatasi: Pemeriksaan ke dokter diperlukan untuk menentukan pilihan terapi yang tepat.

16. Kanker Kulit

Kanker kulit merupakan penyakit serius yang dapat mengancam jiwa apabila terlambat ditangani.

Penyebab: Paparan sinar ultraviolet berlebihan, faktor genetik, dan riwayat tertentu.

Cara mengatasi: Deteksi dini sangat penting. Segera periksa bila terdapat tahi lalat yang berubah bentuk, ukuran, atau warna, maupun luka yang tidak kunjung sembuh.

Cara Mencegah Penyakit Kulit

Agar kulit tetap sehat, masyarakat dianjurkan:

  • Menjaga kebersihan tubuh dengan mandi secara teratur.
  • Menggunakan pakaian yang bersih dan menyerap keringat.
  • Tidak berbagi handuk atau pakaian dengan orang lain.
  • Mengonsumsi makanan bergizi dan minum air putih yang cukup.
  • Menggunakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan.
  • Menghindari menggaruk kulit secara berlebihan.
  • Segera berkonsultasi ke dokter apabila kelainan kulit tidak membaik, meluas, terasa nyeri, bernanah, atau disertai demam.

Jangan Anggap Sepele Penyakit Kulit

Sebagian penyakit kulit memang dapat sembuh dengan perawatan sederhana. Namun, ada pula yang membutuhkan diagnosis dan pengobatan oleh tenaga medis. Mengenali gejala sejak dini dapat membantu mencegah komplikasi sekaligus meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan.

Menjaga kebersihan diri, menerapkan pola hidup sehat, dan tidak menunda pemeriksaan ketika muncul keluhan merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan kulit.

 

***

Sumber: Queensha Jepara.

Penulis: Vico Rahman.