Queensha.id – Jepara,
Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Agus Sutisna, menerima audiensi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Jepara dalam rangka persiapan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Audiensi berlangsung di Ruang Serbaguna DPRD Jepara, Kamis (13/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi Ketua DPRD Jepara untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada para anggota Paskibraka yang akan mengemban tugas kehormatan sebagai pengibar dan penurun Bendera Merah Putih pada Upacara HUT RI ke-81 tingkat Kabupaten Jepara.
28 Anggota Paskibraka Jepara Ikuti Persiapan HUT RI
Paskibraka Kabupaten Jepara tahun 2026 berjumlah 28 anggota yang didampingi enam pelatih.
Enam pelatih tersebut terdiri dari dua pelatih dari unsur TNI, dua pelatih dari unsur Polri, dan dua pelatih dari unsur DPPI.
Seluruh anggota Paskibraka merupakan siswa-siswi terbaik yang berhasil lolos melalui proses seleksi ketat dari peserta yang berasal dari 15 SMA, SMK dan MA di Kabupaten Jepara.
Proses seleksi dilakukan secara berjenjang menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dan dilanjutkan dengan sejumlah tahapan pengujian.
Tahapan tersebut meliputi tes Pancasila, pengetahuan umum, kesehatan, fisik, Peraturan Baris Berbaris (PBB), serta tes kepribadian.
Setelah dinyatakan lolos, para anggota Paskibraka menjalani latihan intensif selama 14 hari dan karantina selama empat hari.
Rangkaian tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan disiplin, mental, kekompakan, tanggung jawab, serta kesiapan para anggota dalam menjalankan tugas pada Upacara HUT RI ke-81.
Satu Siswa Jepara Terpilih Jadi Paskibraka Jawa Tengah
Selain menyiapkan Paskibraka tingkat kabupaten, Jepara juga mengirimkan salah satu putra terbaiknya ke tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Siswa tersebut adalah Arno, siswa SMA Negeri 1 Jepara, yang terpilih menjadi anggota Paskibraka Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026.
Terpilihnya Arno menjadi bagian dari kebanggaan Kabupaten Jepara karena menunjukkan bahwa pelajar Jepara mampu bersaing dalam proses seleksi Paskibraka hingga tingkat provinsi.
Agus Sutisna: Paskibraka Bukan Sekadar Pengibar Bendera
Dalam audiensi tersebut, Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka atas dedikasi, disiplin dan semangat nasionalisme yang telah ditunjukkan sejak proses seleksi hingga menjalani pelatihan.
Menurut Agus, menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas dalam sebuah upacara seremonial.
Lebih dari itu, Paskibraka menjadi simbol tanggung jawab, kepemimpinan dan pengabdian kepada bangsa.
“Menjadi anggota Paskibraka adalah sebuah kehormatan yang tidak dimiliki semua orang. Kalian adalah generasi terpilih yang membawa semangat kebangsaan dan menjadi teladan bagi pelajar lainnya. Tugas ini bukan sekadar upacara, tetapi latihan kepemimpinan, kedisiplinan, dan integritas yang akan menjadi bekal sepanjang hidup,” ujar Agus Sutisna, Kamis (13/8/2026) yang diterima awak media.
Ia berharap pengalaman menjadi anggota Paskibraka dapat menjadi awal perjalanan panjang bagi para pelajar untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan bangsa.
“Saya berharap pengalaman ini menjadi awal dari perjalanan panjang kalian sebagai generasi yang mampu membawa Jepara dan Indonesia semakin maju,” lanjutnya.
Paskibraka Jepara Dibekali Pelatihan Artificial Intelligence
Tidak hanya memberikan motivasi, Agus Sutisna juga memberikan dukungan berupa pelatihan teknologi informasi berbasis Artificial Intelligence (AI) kepada para anggota Paskibraka.
Pelatihan tersebut dirancang sebagai bekal pengembangan keterampilan setelah mereka menyelesaikan tugas sebagai Paskibraka.
Dengan adanya pelatihan tersebut, para anggota Paskibraka diharapkan tidak hanya memiliki kedisiplinan, jiwa kepemimpinan dan nasionalisme, tetapi juga mempunyai kemampuan teknologi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Penguasaan teknologi dan AI dinilai dapat menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan pendidikan, pekerjaan dan kehidupan sosial di masa depan.
Kesbangpol Jepara Tekankan Kaderisasi Generasi Muda
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Jepara, Ony, menjelaskan bahwa pembentukan Paskibraka merupakan bagian dari proses kaderisasi generasi muda.
Menurutnya, proses tersebut tidak hanya berorientasi pada kemampuan baris-berbaris, tetapi juga menanamkan nilai kebangsaan, karakter dan kepemimpinan.
“Seleksi dilakukan secara objektif dan berjenjang, mulai dari tes CAT hingga tes fisik, kesehatan, PBB, kepribadian, dan wawasan kebangsaan. Mereka yang terpilih adalah putra-putri terbaik Jepara yang telah menunjukkan kemampuan, disiplin, dan komitmen,” ujar Ony.
Ia berharap pengalaman selama proses pelatihan dan karantina dapat membentuk karakter para anggota Paskibraka menjadi semakin kuat.
Dengan demikian, setelah menjadi purna Paskibraka, mereka diharapkan tetap mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, Kabupaten Jepara dan Indonesia.
Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT RI ke-81
Audiensi Ketua DPRD Jepara bersama Paskibraka berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebangsaan.
Para anggota Paskibraka menyampaikan kesiapan untuk menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada Upacara HUT RI ke-81 tingkat Kabupaten Jepara.
Dengan bekal latihan, karantina, pembinaan karakter dan motivasi yang telah diberikan, para anggota Paskibraka diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin dan rasa bangga.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi kesempatan bagi generasi muda Jepara untuk menunjukkan semangat nasionalisme dan menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya.
***
Sumber: AA/AS.
Penulis: Vico Rahman.
- Agus Sutisna
- Arno Paskibraka Jepara
- HUT RI ke-81
- Kemerdekaan Indonesia ke-81
- Kesbangpol Jepara
- Ketua DPRD Jepara
- Paskibraka HUT RI 2026
- Paskibraka Jawa Tengah 2026
- Paskibraka Jepara 2026
- Paskibraka Jepara 28 anggota
- Paskibraka Kabupaten Jepara
- pelatihan AI Paskibraka Jepara
- SMA Negeri 1 Jepara
- upacara HUT RI Jepara

Tinggalkan Balasan