Queensha.id  – Kuliner Lebaran,

 

Di banyak rumah saat Hari Raya Idulfitri, toples-toples berisi camilan khas selalu tersaji di meja tamu. Selain kue kering seperti nastar atau kastengel, ada satu hidangan yang hampir selalu hadir dan cepat habis disantap tamu, yakni kacang mete goreng atau yang juga dikenal sebagai biji jambu monyet.

 

Menariknya, kacang mete termasuk camilan yang harganya relatif mahal dibandingkan jenis kacang lainnya. Bahkan mete yang bentuknya patah atau tidak utuh pun masih dijual dengan harga tinggi di pasaran.

 

Fenomena ini membuat banyak orang bertanya-tanya: mengapa kacang mete begitu identik dengan Lebaran, dan apa sebenarnya yang membuat harganya mahal?

 

Proses Panen dan Pengolahan yang Tidak Mudah

Salah satu alasan utama mahalnya kacang mete adalah proses pengolahannya yang cukup rumit dan memerlukan ketelitian.

 

Kacang mete berasal dari biji buah jambu mete atau jambu monyet. Biji ini berada di bagian luar buah dan dilindungi oleh kulit keras yang mengandung getah. Getah tersebut bersifat iritatif dan bisa menyebabkan gatal atau luka pada kulit jika terkena langsung.

 

Karena itu, proses pengolahan mete tidak bisa sembarangan. Biji harus melalui beberapa tahap, mulai dari pengeringan di bawah sinar matahari, pemanggangan atau pemanasan untuk menghilangkan getah, hingga proses pengupasan kulit yang keras. Setelah itu barulah kacang mete dibersihkan, disortir, dan digoreng atau dipanggang sebelum dijual.

 

Tak jarang dalam proses ini banyak biji yang patah atau rusak. Namun meski patahan, kacang mete tetap bernilai tinggi karena rasa dan kualitas gizinya tetap sama.

 

Kaya Kandungan Gizi

Selain rasanya gurih dan renyah, kacang mete juga dikenal memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap. Di dalamnya terdapat berbagai vitamin dan mineral penting bagi tubuh.

 

Kacang mete mengandung protein, lemak sehat, serta vitamin seperti vitamin E, vitamin K, dan beberapa vitamin B kompleks. Selain itu, mete juga kaya mineral seperti magnesium, fosfor, zat besi, seng, dan tembaga.

 

Kandungan antioksidan di dalam kacang mete juga berperan membantu tubuh melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh.

 

Beragam Manfaat untuk Kesehatan

Dengan kandungan gizinya tersebut, kacang mete memiliki sejumlah manfaat kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah wajar.

 

Pertama, lemak sehat yang terdapat pada mete dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

 

Kedua, kandungan magnesium dan fosfornya berperan penting dalam menjaga kekuatan tulang dan membantu fungsi otot serta saraf.

 

Ketiga, protein dalam kacang mete membantu menjaga energi tubuh serta mendukung proses pembentukan jaringan tubuh.

 

Selain itu, kandungan antioksidan dan mineralnya juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

 

Jadi Hidangan “Istimewa” Saat Lebaran

Di Indonesia, kacang mete sudah lama dianggap sebagai camilan yang lebih “premium”. Karena harganya yang tidak murah, banyak keluarga biasanya menyajikannya hanya pada momen tertentu, terutama saat Lebaran.

 

Toples berisi kacang mete goreng sering diletakkan berdampingan dengan kue-kue kering sebagai suguhan untuk tamu. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah membuat camilan ini cepat habis dalam waktu singkat.

 

Tak heran jika kacang mete akhirnya identik dengan suasana Lebaran. Selain menjadi camilan favorit, keberadaannya juga dianggap sebagai simbol suguhan istimewa untuk menyambut tamu yang datang bersilaturahmi.

 

***
(16 Maret 2026)