Queensha.id – Jepara,
Semangat peringatan Hari Jadi ke-477 Kabupaten Jepara benar-benar ditunjukkan dengan cara yang tak biasa dan penuh keberanian. Dari kedalaman laut Karimunjawa, sebuah momen bersejarah tercipta ketika Komunitas Penyelam Karimunjawa sukses mengibarkan bendera HUT Jepara ke-477 berdampingan dengan Sang Merah Putih, Jumat (10/4/2026).
Aksi luar biasa ini berlangsung di perairan timur Pulau Menjangan Kecil, kawasan yang dikenal sebagai surga terumbu karang dengan keindahan bawah laut yang memukau. Di lokasi tersebut, para penyelam membawa misi kebanggaan daerah, menembus birunya laut demi mempersembahkan penghormatan istimewa untuk Jepara.
Dipimpin oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Karimunjawa, Muslikhan, tim penyelam turun dengan perlengkapan lengkap. Mereka tidak sekadar menyelam, tetapi juga mengusung pesan cinta dan dedikasi kepada daerah. Di tengah sunyi dan tekanan laut, dua bendera dikembangkan perlahan, berkibar di antara kehidupan terumbu karang yang seolah turut menjadi saksi sakralnya momen tersebut.
“Ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah bentuk kecintaan kami kepada Jepara yang tidak mengenal batas, bahkan hingga ke dasar laut. Sekaligus pengingat bahwa laut Karimunjawa adalah warisan yang harus kita jaga bersama,” ujar Muslikhan, Jum’at (10/4/2026).
Aksi ini tak hanya memukau secara visual, tetapi juga menyimpan makna mendalam. Laut menjadi panggung kehormatan, sementara para penyelam menjadi simbol dedikasi masyarakat pesisir dalam menjaga identitas dan kebanggaan daerah.
Ketua DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Karimunjawa, Jamaludin, yang juga terlibat langsung dalam aksi tersebut, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata bakti masyarakat Karimunjawa terhadap Jepara.
“Di usia ke-477 ini, kami ingin menunjukkan bahwa mencintai Jepara bukan hanya lewat kata-kata, tetapi melalui tindakan nyata yakni menjaga, merawat, dan mengangkat nama daerah hingga ke kedalaman laut,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar seremoni peringatan hari jadi, aksi pengibaran bendera di dasar laut ini menjadi simbol kuat bahwa semangat Jepara hidup di setiap elemen wilayahnya yaitu darat, laut, hingga jiwa masyarakatnya.
Pesan yang dibawa pun jelas: menjaga alam adalah bagian dari mencintai daerah. Bahwa kebanggaan tidak cukup diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
Di bawah laut Karimunjawa, sejarah itu tercipta sebuah hening namun menggema, dalam namun penuh makna.
Dirgahayu Kabupaten Jepara ke-477.
Jepara Tak Tertandingi, Karimunjawa Abadi.
***

Tinggalkan Balasan