Queensha.id – Jakarta,
Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Indonesia. Pelawak senior Isa Sulistiyono meninggal dunia pada Minggu (2/8/2026) di Depok, Jawa Barat. Almarhum dikabarkan mengembuskan napas terakhir setelah mengalami sesak di bagian dada yang diduga merupakan gejala serangan jantung.
Kabar tersebut dibenarkan oleh Jamil Anoa, anggota Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PASKI) Pusat, saat dihubungi awak media pada Senin (3/8/2026) pagi.
“Kemarin sekitar jam 2 siang meninggalnya di Depok, Jawa Barat,” ujar Jamil Anoa, Senin (3/8/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari pihak keluarga, almarhum sempat mengeluhkan sesak di bagian dada sebelum akhirnya meninggal dunia.
“Awalnya dadanya sesak, terus enggak kuat dibawa ke rumah sakit lalu meninggal dunia. Info dari keluarganya sih kena serangan jantung,” tambahnya.
Seangkatan Tukul Arwana
Isa Sulistiyono dikenal sebagai salah satu pelawak senior yang telah lama berkecimpung di dunia komedi Indonesia. Ia merupakan komedian seangkatan dengan Tukul Arwana dan pernah mengisi berbagai program hiburan di televisi nasional.
Nama Isya dikenal luas berkat gaya komedinya yang khas serta celetukan yang masih diingat banyak penggemarnya, yaitu:
“Sedikit-sedikit kok marah, loh marahnya kok cuma sedikit.”
Kalimat tersebut menjadi salah satu ciri khas yang melekat pada dirinya dan sering mengundang tawa penonton dalam setiap penampilannya.
Berasal dari Jombang, Tutup Usia Sekitar 60 Tahun
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Isya Sulistiyono merupakan putra daerah Jombang, Jawa Timur, dan tutup usia sekitar 60 tahun.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta para seniman komedi di Tanah Air. Sejumlah rekan sesama komedian juga menyampaikan belasungkawa dan mengenang almarhum sebagai pribadi yang ramah, rendah hati, serta penuh dedikasi terhadap dunia hiburan.
Sebelumnya, ucapan duka juga disampaikan oleh PASKI melalui media sosial yang mendoakan agar amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT.
Kepergian Isya Sulistiyono menjadi kehilangan besar bagi dunia komedi Indonesia. Karya, gaya humor, dan celetukan khas yang pernah menghibur masyarakat akan tetap dikenang sebagai bagian dari perjalanan panjang industri hiburan nasional.
Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, menerima amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan. Aamiin.
Jejak Karier Isa Sulistiyono, Pelawak Asal Jombang
Kepergian pelawak senior Isa Sulistiyono meninggalkan duka mendalam bagi dunia hiburan Indonesia. Sosok yang dikenal dengan gaya bicara khas dan celetukan legendarisnya ini telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk menghibur masyarakat melalui panggung seni hingga layar kaca nasional.
Isa Sulistiyono lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 24 Desember 1966. Ia merupakan warga Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Jombang, sebelum akhirnya merantau dan membangun karier di Jakarta sebagai seniman komedi.
Bakat melawak Isa mulai terlihat sejak usia remaja. Meski berasal dari keluarga seorang anggota TNI, kecintaannya terhadap dunia hiburan tumbuh melalui berbagai kegiatan seni di lingkungan tempat tinggalnya.
Bersama sahabatnya, Jikin, Isa kerap tampil dalam pentas hiburan memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Dari pengalaman tersebut, keduanya kemudian membentuk grup lawak Remaja Kreatif yang berhasil mengharumkan nama Jombang dengan tampil di TVRI.
Perjalanan karier Isa terus berkembang ketika bergabung dengan grup lawak Ngelantur asal Surabaya. Bersama grup tersebut, ia mengikuti ajang pencarian bakat pelawak di televisi nasional.
Meski belum berhasil meraih gelar juara, penampilan Isa justru mencuri perhatian penonton. Kumis tebal yang menjadi ciri khas serta gaya bicara uniknya membuat namanya mulai dikenal luas di industri hiburan.
Seiring berjalannya waktu, grup Ngelantur memilih menempuh jalan masing-masing karena kesibukan para anggotanya. Namun hal tersebut tidak menghentikan langkah Isa untuk terus berkarya.
Ia tetap aktif menghibur masyarakat melalui berbagai program televisi nasional, sinetron, acara komedi bernuansa politik, hingga ratusan pertunjukan off air di berbagai daerah di Indonesia.
Salah satu kalimat yang paling melekat di benak masyarakat dari sosok Isa Sulistiyono adalah celetukannya yang khas:
“Sedikit-sedikit kok marah, loh marahnya kok cuma sedikit.”
Kalimat sederhana tersebut menjadi identitas yang membuat penampilannya selalu dikenang oleh para penikmat komedi Tanah Air.
Dedikasi dan konsistensinya selama puluhan tahun menjadikan Isa Sulistiyono sebagai salah satu pelawak asal Jombang yang berhasil menembus industri hiburan nasional. Kepergiannya bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia komedi Indonesia yang telah lama menikmati karya-karya dan humor khasnya.
Kini, sosok Isa Sulistiyono telah berpulang. Namun jejak perjuangan, semangat berkarya, serta tawa yang pernah ia hadirkan akan tetap hidup dalam ingatan masyarakat dan menjadi bagian dari sejarah perjalanan seni komedi Indonesia.
***

Tinggalkan Balasan