Queensha.id – Edukasi Ekonomi,

 

Memiliki penghasilan Rp150 ribu per hari menjadi kondisi yang banyak dialami pekerja harian, buruh, pedagang kecil, maupun pekerja sektor informal di Indonesia. Jika dihitung selama 26 hari kerja, pendapatan tersebut sekitar Rp3,9 juta per bulan.

Namun, apakah angka tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan dua anak?

Jawabannya sangat bergantung pada gaya hidup, jumlah tanggungan, tempat tinggal, biaya pendidikan, kesehatan, serta apakah keluarga memiliki cicilan atau tidak.

Menurut pandangan para ekonom, pengelolaan keuangan keluarga tidak hanya bergantung pada besar kecilnya pendapatan, tetapi juga kemampuan mengatur pengeluaran dan meningkatkan sumber pemasukan. Kebutuhan hidup layak sendiri mencakup beberapa komponen penting seperti makanan, kesehatan, pendidikan, perumahan, dan kebutuhan pokok lainnya.

 

Simulasi Penghasilan Rp150 Ribu Per Hari untuk Keluarga

Jika pendapatan:

Rp150.000 x 26 hari = Rp3.900.000 per bulan

Perkiraan kebutuhan keluarga dengan 2 anak:

  • Makan sehari-hari: Rp2 juta
  • Listrik dan air: Rp300 ribu
  • Transportasi: Rp500 ribu
  • Pendidikan anak: Rp500 ribu
  • Kesehatan dan kebutuhan lain: Rp300 ribu
  • Tabungan darurat: Rp300 ribu

Total kebutuhan bisa mencapai sekitar Rp3,9 juta bahkan lebih.

Artinya, penghasilan Rp150 ribu per hari masih bisa berjalan, tetapi membutuhkan pengaturan keuangan yang disiplin dan sebaiknya memiliki tambahan pemasukan.

10 Pilihan Penghasilan yang Lebih Aman untuk Kebutuhan Keluarga dengan 2 Anak

1. Penghasilan Rp200 Ribu Per Hari (± Rp5,2 Juta/Bulan)

Pendapatan ini mulai lebih aman untuk keluarga kecil.

Dengan tambahan sekitar Rp1,3 juta dibanding Rp150 ribu per hari, keluarga memiliki ruang untuk:

  • Menabung
  • Membayar biaya sekolah
  • Dana kesehatan
  • Kebutuhan mendadak

2. Penghasilan Rp250 Ribu Per Hari (± Rp6,5 Juta/Bulan)

Level ini cukup ideal bagi keluarga dengan dua anak.

Pembagian bisa dilakukan:

  • 50 persen kebutuhan pokok
  • 20 persen pendidikan dan kesehatan
  • 20 persen tabungan
  • 10 persen hiburan atau kebutuhan tambahan

3. Penghasilan Rp300 Ribu Per Hari (± Rp7,8 Juta/Bulan)

Keluarga mulai memiliki kondisi finansial lebih stabil.

Keuntungan:

  • Bisa memiliki dana darurat
  • Tidak mudah berutang
  • Bisa investasi kecil
  • Bisa meningkatkan kualitas pendidikan anak

4. Gaji Tetap Rp5 Juta – Rp7 Juta Per Bulan

Pekerjaan dengan penghasilan tetap memberikan keamanan karena pemasukan lebih terprediksi.

Contoh:

  • Karyawan perusahaan
  • Pegawai toko
  • Teknisi
  • Operator
  • Administrasi

Namun tetap perlu mengatur pengeluaran agar tidak lebih besar daripada pendapatan.

5. Usaha Sampingan Rp2 Juta – Rp5 Juta Per Bulan

Banyak keluarga meningkatkan ekonomi melalui usaha tambahan.

Contohnya:

  • Jual makanan
  • Reseller online
  • Laundry rumahan
  • Warung kecil
  • Jasa digital

Pendapatan tambahan dapat menjadi penyelamat ketika kebutuhan meningkat.

6. Pendapatan Gabungan Suami Istri Rp7 Juta – Rp10 Juta

Dalam keluarga modern, kerja sama pasangan sangat membantu.

Misalnya:

Suami: Rp5 juta
Istri: Rp3 juta

Total: Rp8 juta per bulan.

Dengan pengelolaan baik, kondisi ekonomi keluarga lebih kuat.

7. Penghasilan dari Keahlian Khusus Rp5 Juta – Rp15 Juta

Meningkatkan kemampuan bisa menaikkan pendapatan.

Contoh:

  • Desain grafis
  • Fotografi
  • Teknisi elektronik
  • Digital marketing
  • Programmer
  • Keahlian mekanik

Keahlian menjadi aset jangka panjang.

8. Bisnis Kecil dengan Omzet Stabil

Tidak harus langsung besar.

Contoh:

  • Toko sembako
  • Kuliner
  • Peternakan kecil
  • Pertanian
  • Bengkel

Bisnis yang stabil dapat menjadi sumber pendapatan keluarga.

9. Investasi dan Aset Produktif

Bukan hanya bekerja, keluarga juga perlu membangun aset.

Contoh:

  • Tanah produktif
  • Kontrakan
  • Deposito
  • Investasi jangka panjang

Tujuannya agar keluarga memiliki pemasukan tambahan di masa depan.

10. Penghasilan Lebih dari Rp10 Juta Per Bulan

Kategori ini memberikan peluang lebih besar untuk:

  • Pendidikan anak terbaik
  • Rumah layak
  • Tabungan masa depan
  • Perlindungan kesehatan
  • Investasi

Namun, pendapatan besar tetap harus disertai pengendalian gaya hidup.

10 Tips Tambahan Penghasilan untuk Kebutuhan Sehari-hari

1. Jualan Online dari Rumah

Manfaatkan marketplace dan media sosial.

Modal kecil bisa dimulai dengan sistem reseller atau dropship.

2. Membuka Warung Kecil

Kebutuhan harian seperti makanan, minuman, pulsa, dan sembako selalu memiliki pasar.

3. Menjadi Freelancer

Gunakan kemampuan yang dimiliki.

Misalnya:

  • Menulis
  • Editing video
  • Desain
  • Admin online

4. Membuka Jasa Sesuai Keahlian

Contoh:

  • Servis elektronik
  • Potong rambut
  • Laundry
  • Cuci kendaraan

5. Membuat Produk Makanan Rumahan

Makanan menjadi peluang usaha karena kebutuhan konsumsi tidak pernah berhenti.

6. Memanfaatkan Kendaraan untuk Penghasilan Tambahan

Motor atau mobil bisa digunakan untuk:

  • Antar barang
  • Kurir
  • Transportasi online

7. Menjadi Content Creator Lokal

Konten sederhana tentang kuliner, daerah, edukasi, atau hiburan bisa menghasilkan.

8. Bertani atau Beternak Skala Rumah

Lahan kecil tetap bisa dimanfaatkan.

Contoh:

  • Ayam
  • Ikan
  • Sayuran hidroponik

9. Mengikuti Pelatihan Keterampilan

Meningkatkan kemampuan dapat membuka peluang pekerjaan dengan pendapatan lebih tinggi.

10. Membuat Sistem Keuangan Keluarga

Tambahan penghasilan harus dibarengi:

  • Catat pengeluaran
  • Hindari utang konsumtif
  • Sisihkan tabungan
  • Siapkan dana darurat

Pesan Pakar Ekonomi: Jangan Hanya Mengejar Penghasilan, Bangun Ketahanan Finansial

Ekonom menilai keluarga perlu memiliki strategi menghadapi kenaikan biaya hidup. Pendapatan harus terus ditingkatkan melalui produktivitas, keterampilan, dan pengelolaan keuangan yang baik.

Pertumbuhan ekonomi dan konsumsi rumah tangga memang menjadi salah satu penggerak ekonomi Indonesia, namun setiap keluarga tetap perlu membangun ketahanan ekonomi masing-masing.

“Penghasilan besar bukan jaminan keluarga sejahtera apabila tidak mampu mengatur keuangan. Sebaliknya, pendapatan sederhana dapat mencukupi jika dikelola dengan disiplin dan memiliki perencanaan,” ujar para pengamat ekonomi dalam berbagai kajian mengenai pengelolaan rumah tangga.

 

Penghasilan Rp150 ribu per hari masih bisa mencukupi kebutuhan keluarga dengan dua anak, terutama jika tidak memiliki beban utang besar. Namun, untuk kondisi lebih aman dan nyaman, keluarga idealnya memiliki pemasukan minimal sekitar Rp5 juta hingga Rp8 juta per bulan, serta membangun sumber pendapatan tambahan.

 

***

Sumber: Queensha Jepara.

Penulis: Vico Rahman.