Queensha.id – Banten,
Laga krusial akan tersaji saat Dewa United menghadapi Persijap Jepara di Banten International Stadium, Rabu (29/4) pukul 19.00 WIB. Namun di balik ambisi tuan rumah mengamankan poin penuh, ada satu tantangan nyata yang tak bisa diabaikan: kelelahan fisik akibat jadwal pertandingan yang padat.
Situasi ini diakui langsung oleh gelandang andalan Alexis Messidoro.
Pemain asal Argentina itu menyebut intensitas laga yang berdekatan menjadi ujian tersendiri bagi kondisi tim. Meski demikian, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak akan meredam ambisi skuad berjuluk Banten Warriors.
“Kami menyadari jadwal belakangan ini sangat padat. Tapi kami punya kedalaman skuad dan kualitas untuk mengatasinya,” ujar Messidoro, dilansir dari sumber, Selasa (28/4).
Dewa United dipastikan tetap tampil dengan karakter permainan menyerang. Tidak ada perubahan strategi, meski tekanan fisik menghantui. Tim asuhan pelatih mereka bertekad tetap mendominasi jalannya pertandingan sejak menit awal.
Namun, Persijap Jepara datang bukan tanpa motivasi. Tim asal Kota Ukir itu tengah berjuang keluar dari jeratan zona degradasi. Kondisi tersebut membuat laga dipastikan berlangsung panas dan penuh tensi, karena kedua tim sama-sama mengusung kepentingan besar.
Messidoro pun tak meremehkan calon lawannya. Ia menyebut Persijap akan tampil habis-habisan demi mencuri poin di kandang lawan.
“Kami tahu ini akan jadi pertandingan sulit. Tapi bermain di kandang, target kami jelas: menang,” tegasnya.
Bagi Dewa United, kemenangan bukan sekadar gengsi. Tiga poin menjadi harga mati untuk menjaga posisi di papan atas klasemen Super League sekaligus membuka peluang lebih besar dalam perebutan gelar.
Sementara bagi Persijap Jepara, laga ini ibarat hidup dan mati. Satu poin saja bisa menjadi penyelamat, apalagi kemenangan yang bisa menjadi titik balik keluar dari tekanan degradasi.
Pertanyaannya kini yaitu, apakah Dewa United mampu mengatasi kelelahan dan tetap dominan, atau justru Persijap Jepara yang mencuri momentum di tengah tekanan?
Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa karena ini adalah ujian mental, fisik, dan harga diri kedua tim.
***
(29 April 2026)

Tinggalkan Balasan