Queensha.id – Semarang,

 

Polda Jawa Tengah terus berinovasi dalam menghadapi perubahan pola konsumsi informasi masyarakat di era digital. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah memperkuat kemampuan komunikasi publik melalui Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Gedung Borobudur, Mapolda Jateng, Jumat (24/7/2026).

Mengusung tema “Strategi Produksi Podcast Polri Berkualitas dan Sinergi Kolaborasi Medsos dalam Menjangkau Netizen Gen Z”, kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan kompetensi personel Humas agar mampu menyampaikan informasi secara lebih humanis, adaptif, kreatif, dan mudah dipahami masyarakat, khususnya Generasi Z.

Rakernis dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto dan diikuti seluruh pengemban fungsi Humas Satker Mapolda Jateng serta Kasi Humas Polres jajaran.

 

Tingkatkan Kompetensi Humas Polri

Dalam sambutannya, Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital menuntut personel Humas Polri untuk terus meningkatkan kemampuan dalam mengelola komunikasi publik.

Menurutnya, Rakernis menjadi sarana belajar sekaligus berbagi pengalaman agar personel mampu menghasilkan konten yang berkualitas serta memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

“Ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mendukung pelaksanaan tugas kehumasan. Manfaatkan kesempatan ini sebagai ruang belajar dan berdiskusi bersama para narasumber agar materi yang diperoleh benar-benar dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” ujar Kombes Pol Artanto.

Podcast Dinilai Efektif Menjangkau Generasi Z

Materi pertama disampaikan oleh SPV News Video Production Tribun Jateng, Kristiyawanto, S.Sn., M.I.Kom. yang membahas strategi produksi podcast sebagai media komunikasi modern.

Ia menjelaskan bahwa perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi informasi membuat podcast menjadi salah satu media yang paling efektif untuk menyampaikan edukasi, pesan-pesan kamtibmas, hingga kisah inspiratif.

Menurutnya, keberhasilan podcast tidak hanya ditentukan oleh kualitas audio maupun visual, tetapi juga oleh kemampuan menghadirkan konten yang menarik, konsisten, dan didistribusikan melalui berbagai platform media sosial dalam bentuk micro-content agar mampu menjangkau audiens lebih luas.

 

Bangun Kedekatan dengan Masyarakat

Sementara itu, Dosen Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Semarang, Swita Amallia Hapsari, M.I.Kom., memaparkan pentingnya membangun narasi podcast yang menarik melalui penyusunan hook, body, dan closing sehingga pesan dapat diterima secara natural dan mudah dipahami.

Ia menilai podcast bukan sekadar media penyampaian informasi, tetapi juga menjadi ruang komunikasi yang lebih personal antara institusi dengan masyarakat.

“Podcast tidak hanya menjadi media penyampaian informasi, tetapi juga membuka ruang komunikasi yang lebih personal. Melalui percakapan yang natural, masyarakat tidak sekadar menerima informasi, tetapi juga membangun kedekatan dan kepercayaan terhadap institusi,” jelas Swita.

Perkuat Kepercayaan Publik

Melalui Rakernis Bidhumas 2026, Polda Jawa Tengah berharap seluruh personel Humas semakin mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi, penyebaran informasi, serta membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Strategi komunikasi yang adaptif diharapkan mampu membuat pesan-pesan kepolisian lebih mudah diterima oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya Generasi Z yang kini mendominasi pengguna media sosial.

Menutup kegiatan tersebut, Kombes Pol Artanto mengajak seluruh jajaran Humas Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat.

“Semoga ilmu yang didapat dalam kegiatan ini dapat meningkatkan performa kita di bidang kehumasan. Mari kita wujudkan bersama Humas Polri yang responsif, Presisi, dan berkeadilan,” pungkasnya.

 

***

Sumber: Hms Jateng.

Penulis: Vico Rahman.