Queensha.id – Edukasi Sosial,

 

Di tengah maraknya kasus perselingkuhan dan perceraian, muncul anggapan bahwa seorang istri harus selalu tampil cantik, langsing, dan rajin melakukan perawatan agar suaminya tidak berpaling kepada wanita lain. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Merawat diri merupakan hal yang baik dalam Islam sebagai bentuk menjaga kebersihan, kesehatan, dan menyenangkan pasangan. Namun, penyebab utama seorang suami berselingkuh atau berzina bukanlah karena istrinya kurang cantik atau kurang merawat diri.

Banyak kasus menunjukkan bahwa istri yang cantik, salehah, perhatian, bahkan berprofesi sukses tetap menjadi korban perselingkuhan. Hal itu menunjukkan bahwa akar persoalan sering kali berada pada diri pelaku, yaitu lemahnya iman, tidak menjaga pandangan, mengikuti hawa nafsu, serta minimnya rasa takut kepada Allah (muraqabah). Islam memerintahkan laki-laki beriman untuk menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan sebagai benteng utama dari zina.

Berikut 10 langkah yang dapat dilakukan pasangan suami istri untuk menjaga kesetiaan dalam rumah tangga menurut nilai-nilai Islam.

1. Perkuat Iman dan Rasa Takut kepada Allah

Fondasi utama kesetiaan adalah iman. Seseorang yang sadar bahwa Allah selalu mengawasinya akan lebih mampu menahan diri dari godaan.

Solusi: Perbanyak salat berjamaah, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan menghadiri majelis ilmu agar hati tetap hidup.

2. Menjaga Pandangan

Perselingkuhan sering berawal dari pandangan yang tidak dijaga. Islam memerintahkan laki-laki beriman untuk menundukkan pandangan karena pandangan dapat menjadi pintu masuk syahwat.

Solusi: Hindari konten pornografi, batasi interaksi yang tidak perlu dengan lawan jenis, dan segera mengalihkan pandangan dari hal yang diharamkan.

3. Menjaga Komunikasi dengan Pasangan

Rumah tangga yang dipenuhi komunikasi hangat akan memperkecil peluang hadirnya orang ketiga.

Solusi: Luangkan waktu berbicara setiap hari, saling mendengar tanpa menghakimi, dan menyelesaikan masalah sebelum menjadi konflik besar.

4. Saling Berhias untuk Pasangan

Islam menganjurkan suami dan istri sama-sama menjaga kebersihan, kerapian, serta penampilan di hadapan pasangan.

Namun, berhias bukan jaminan seseorang tidak akan berselingkuh. Banyak pelaku zina tetap berbuat maksiat meski memiliki pasangan yang menarik.

Solusi: Jadikan berhias sebagai bentuk kasih sayang, bukan karena rasa takut ditinggalkan.

5. Penuhi Hak Suami dan Istri

Islam mengajarkan bahwa suami dan istri memiliki hak serta kewajiban yang harus dipenuhi secara seimbang, termasuk kebutuhan emosional dan hubungan intim.

Solusi: Bangun hubungan yang penuh kasih sayang, saling memahami, dan tidak saling mengabaikan.

6. Hindari Khalwat dan Godaan

Perselingkuhan sering dimulai dari percakapan pribadi, pertemuan berdua, atau komunikasi intens tanpa alasan yang dibenarkan.

Solusi: Batasi hubungan dengan lawan jenis yang bukan mahram, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

7. Pilih Lingkungan Pertemanan yang Baik

Lingkungan yang menganggap perselingkuhan sebagai hal biasa dapat memengaruhi perilaku seseorang.

Solusi: Berteman dengan orang-orang yang menjaga agama dan menghormati nilai-nilai keluarga.

8. Kendalikan Hawa Nafsu

Islam mengajarkan bahwa hawa nafsu harus dikendalikan, bukan dituruti. Rasulullah ﷺ menganjurkan menikah bagi yang mampu, dan bagi yang belum mampu agar memperbanyak puasa sebagai benteng menjaga syahwat.

Solusi: Perbanyak puasa sunnah, ibadah, olahraga, dan kegiatan positif yang mengalihkan diri dari godaan maksiat.

9. Bangun Kepercayaan dan Keterbukaan

Kejujuran merupakan pondasi rumah tangga. Menyembunyikan hubungan dengan lawan jenis dapat menjadi awal keretakan.

Solusi: Bersikap terbuka mengenai aktivitas, menjaga kepercayaan pasangan, dan menghindari kebohongan sekecil apa pun.

10. Perbanyak Doa Memohon Perlindungan

Hati manusia berada dalam kekuasaan Allah. Karena itu, selain berusaha, pasangan juga dianjurkan memperbanyak doa agar dijauhkan dari fitnah, zina, dan perselingkuhan.

Solusi: Berdoa setelah salat, memohon agar rumah tangga dipenuhi sakinah, mawaddah, dan rahmah.

 

Pandangan Islam dan Ulama

Para ulama menjelaskan bahwa zina merupakan dosa besar. Penyebab utamanya bukan karena pasangan kurang menarik, melainkan karena seseorang gagal menjaga iman, pandangan, dan hawa nafsunya. Al-Qur’an memerintahkan laki-laki dan perempuan beriman untuk menjaga pandangan dan kemaluan sebagai jalan menjaga kehormatan.

Karena itu, menyalahkan istri atas perselingkuhan suami hanya karena dianggap kurang cantik atau kurang merawat diri adalah penyederhanaan yang tidak tepat. Merawat diri adalah amal yang baik dan dapat mempererat hubungan suami istri, tetapi tanggung jawab untuk tidak berselingkuh tetap berada pada pelaku. Setiap Muslim bertanggung jawab atas pilihan dan perbuatannya di hadapan Allah.

Pada akhirnya, rumah tangga yang kokoh tidak hanya dibangun dengan kecantikan fisik, melainkan dengan iman, akhlak, komunikasi, saling menghormati, serta komitmen bersama untuk menaati syariat Allah.

 

***

Sumber: Queensha Jepara.

Penulis: Vico Rahman.