Queensha.id – Jepara.

 

Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Jepara. Seorang santriwati bernama Ustadzah Ardina Mei Cahyani, warga Desa Kedungmalang RT 01 RW 02, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, berhasil meraih kesempatan emas berupa beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di salah satu universitas bergengsi di dunia.

Prestasi tersebut kembali menambah daftar keberhasilan Pondok Pesantren Al-Buruj Jepara dalam mencetak generasi muda yang mampu bersaing di tingkat internasional. Informasi tersebut disampaikan pada Kamis malam, 13 Agustus 2026.

Keberhasilan Ardina Mei Cahyani menjadi bukti nyata bahwa santri dari daerah memiliki kemampuan akademik dan keilmuan yang tidak kalah dengan pelajar dari berbagai negara. Dengan semangat belajar yang tinggi serta ketekunan dalam menuntut ilmu agama maupun ilmu pengetahuan, kesempatan melanjutkan studi ke luar negeri kini semakin terbuka lebar bagi para santri Indonesia.

Kepala Desa (Petinggi) Kedungmalang, Mustafiyatun, mengungkapkan rasa bangga atas capaian warganya tersebut. Menurutnya, Desa Kedungmalang memang telah melahirkan banyak generasi muda yang berhasil memperoleh beasiswa pendidikan ke Timur Tengah.

“Warga Kedungmalang yang berhasil menempuh ilmu di Pondok Pesantren Al-Buruj dan sudah mendapatkan beasiswa ke luar negeri tercatat ada 12 anak,” ujarnya.

Ia menambahkan, pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintah desa maupun seluruh masyarakat Kedungmalang. Prestasi para santri diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya agar terus semangat belajar dan tidak ragu bercita-cita menempuh pendidikan hingga tingkat internasional.

“Semoga apa yang dicita-citakan oleh mereka mampu terwujud, sekaligus bisa menjadi contoh bagi yang lain agar terus semangat belajar dan menuntut ilmu setinggi-tingginya,” harap Mustafiyatun.

Keberhasilan ini juga semakin memperkuat reputasi Pondok Pesantren Al-Buruj Jepara sebagai lembaga pendidikan Islam yang mampu melahirkan lulusan berprestasi hingga tingkat dunia. Tidak hanya membekali santri dengan ilmu keagamaan, pesantren juga mendorong para santrinya untuk mengembangkan kemampuan akademik sehingga mampu bersaing memperoleh beasiswa di berbagai perguruan tinggi bergengsi.

Prestasi Ustadzah Ardina Mei Cahyani diharapkan menjadi inspirasi bagi para pelajar dan santri di Kabupaten Jepara maupun daerah lainnya untuk terus belajar, berusaha, dan mengejar cita-cita tanpa mengenal batas.

 

***

(Redaksi: Yusron)