Queensha.id – Jepara,

 

Kabar duka menyelimuti dunia kreatif dan komunitas radio di Kabupaten Jepara. Okda Ardana Pristiantoro usia 40 tahun, warga Desa Gelang, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, meninggal dunia pada Selasa pagi (26/5/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Pria yang akrab disapa Boim itu dikabarkan meninggal dunia setelah mengalami sakit yang diduga berkaitan dengan pecahnya pembuluh darah.

Kepergian Okda meninggalkan duka mendalam bagi sahabat, keluarga, dan rekan-rekannya yang mengenalnya sebagai sosok kreatif, loyal, serta memiliki kemampuan luar biasa di bidang teknologi informasi dan dunia radio.

 

 

Awal Perjalanan Bersama Gallaxy Band dan Radio R-lisa FM Jepara

Salah satu sahabat dekat almarhum, Vico Rahman, mengenang pertemanannya dengan Okda sejak tahun 2017 saat aktif di lingkungan R-lisa FM Jepara.

Kala itu, Okda bergabung dalam Gallaxy Band yang dipelopori Afid Permata asal Desa Rengging, Kecamatan Pecangaan, Jepara.

Menurut Vico, awalnya Gallaxy Band kekurangan pemain gitar. Ia kemudian mengusulkan Okda untuk bergabung sebagai gitaris.

“Waktu itu saya kenal dekat dengan Okda saat promosi Gallaxy Band di Radio R-lisa FM Jepara. Karena kekurangan gitaris, saya mengajukan Okda untuk ikut bergabung,” ujar Vico Rahman.

Sejak saat itu, Gallaxy Band aktif tampil di berbagai daerah, mulai dari Jepara, Jawa Barat, Jakarta hingga Malang, Jawa Timur. Vico sendiri saat itu bertugas sebagai road manager band tersebut.

Namun pada tahun 2018, aktivitas Gallaxy Band mulai berhenti setelah perusahaan herbal yang menjadi pendukung utama band mengalami kemunduran.

 

Foto, fleyer resmi dari radio R-lisa FM Jepara.

 

 

Sosok Ahli IT dan Perintis Media Online Lokal

Selepas vakumnya Gallaxy Band, hubungan pertemanan antara Vico Rahman dan Okda tetap berjalan erat.

Pada tahun 2020, saat Vico aktif sebagai wartawan media online lokal di Jepara, Okda banyak membantu dalam pengembangan website portal berita.

Kemampuan Okda di bidang IT disebut sangat menonjol dan menjadi salah satu alasan lahirnya portal media online lokal pertama yang dikelola Vico saat itu.

Selain itu, pada tahun 2021 mereka juga sempat aktif menjalankan jasa press release dan jasa pengelolaan Wikipedia.

“Okda itu orangnya pintar banget soal IT. Banyak membantu saya dalam pembuatan portal media online lokal di Jepara,” kata Vico.

 

 

Mulai Mengenal Dunia Kripto dan Perubahan Kehidupan

Memasuki tahun 2022, Okda mulai tertarik pada dunia investasi kripto dan perdagangan aset digital.

Menurut pengakuan sahabatnya, sebagian besar penghasilannya saat itu mulai diarahkan ke investasi tersebut. Di sisi lain, gaya hidupnya juga mulai berubah, termasuk kebiasaan mengonsumsi minuman energi dan minuman manis secara berlebihan.

Vico Rahman dan istrinya, Elisa Fitriana Prihandari, mengaku beberapa kali mengingatkan Okda agar mulai mengurangi konsumsi minuman tersebut demi menjaga kesehatan.

“Kami sering mengingatkan supaya mengurangi minuman energi dan pola hidup yang kurang sehat,” ujar Elisa Fitriana Prihandari.

Sejak tahun 2022, Okda juga diketahui tidak lagi aktif di R-lisa FM Jepara dan memilih menjalani kehidupannya secara lebih tertutup.

 

 

Dikenal Lewat Suara Khas Iklan Radio

Bagi masyarakat Jepara, suara Okda sebenarnya cukup familiar. Ia dikenal sebagai pengisi suara sejumlah iklan radio di R-lisa FM Jepara.

Salah satu suara yang paling dikenal masyarakat adalah kalimat:

“Dengar terus Radio R-lisa FM Jepara, 94,7 FM radio aslinya Jepara.”

Suara khas tersebut menjadi bagian dari identitas radio yang melekat di telinga para pendengar selama bertahun-tahun.

 

Vico Rahman mengaku sangat kehilangan sosok sahabat yang selama ini banyak menemani perjalanan hidup dan pekerjaannya.

“Okda bukan cuma teman kerja, tapi sudah seperti saudara sendiri. Banyak perjalanan hidup yang kita lalui bersama, mulai dari radio, musik, media online, sampai berbagai usaha kecil yang pernah kami bangun. Saya sangat kehilangan,” ungkap Vico Rahman.

 

Elisa Fitriana Prihandari juga mengenang Okda sebagai pribadi yang baik dan selalu hadir dalam banyak momen kebersamaan.

“Mas Okda itu orangnya baik, suka membantu, dan setia kawan. Dulu hampir setiap hari komunikasi dan jalan bareng. Kami semua tentu sangat kaget dan sedih mendengar kabar beliau meninggal dunia,” ujar Elisa.

Kepergian Okda Ardana Pristiantoro menjadi kehilangan besar bagi sahabat-sahabat lamanya di dunia radio, musik, dan media kreatif Jepara.

 

***

Queensha Jepara, Selasa, 26 Mei 2026.