Queensha.id – Edukasi Kesehatan,

 

Minum es atau minuman dingin setiap hari memang terasa menyegarkan, apalagi saat cuaca panas atau setelah beraktivitas. Namun di balik sensasi segar tersebut, ternyata ada berbagai dampak bagi kesehatan tubuh yang perlu diketahui masyarakat.

Sebagian orang percaya minum es dapat menyebabkan berbagai penyakit, sementara sebagian lainnya menganggap air dingin tidak berbahaya sama sekali. Faktanya, menurut penjelasan medis, konsumsi air es memiliki manfaat sekaligus risiko tergantung kondisi tubuh dan jenis minuman yang dikonsumsi.

 

Tubuh Harus Menyesuaikan Suhu Air Dingin

Saat seseorang minum air es, tubuh akan bekerja menyesuaikan suhu dingin tersebut agar mendekati suhu normal tubuh sekitar 37 derajat Celsius.
Proses ini disebut termoregulasi, yaitu mekanisme alami tubuh untuk menjaga suhu tetap stabil.

Karena tubuh bekerja lebih keras menyesuaikan suhu, proses tersebut membutuhkan energi tambahan sehingga terjadi pembakaran kalori dalam jumlah kecil.

Meski begitu, efek pembakaran kalori dari minum es tidak cukup besar untuk dijadikan metode utama menurunkan berat badan.

 

Minum Es Bisa Membantu Hidrasi Tubuh

Air dingin sering dianggap lebih menyegarkan sehingga membuat seseorang lebih banyak minum.

Hal ini justru bisa membantu:

– Menjaga hidrasi tubuh.

– Mengurangi dehidrasi.

– Membantu tubuh saat cuaca panas.

– Menurunkan suhu tubuh setelah olahraga.

 

Bagi atlet atau orang yang banyak beraktivitas fisik, air dingin juga dapat membantu pemulihan tubuh dan mengurangi rasa panas berlebih.

 

Bisa Membantu Menurunkan Demam

Dalam kondisi tertentu, minuman dingin juga membantu menurunkan suhu tubuh saat demam atau kepanasan.
Namun dokter tetap mengingatkan bahwa hidrasi harus diimbangi dengan penanganan medis yang tepat apabila demam berlangsung lama.

 

Risiko Gangguan Pencernaan

Meski memiliki manfaat, konsumsi air es terlalu sering juga dapat memicu gangguan pada sebagian orang.
Beberapa keluhan yang sering muncul antara lain:

– Perut kembung.

– Kram perut.

– Gangguan pencernaan.

– Rasa tidak nyaman di lambung.

Suhu dingin dapat memperlambat proses kerja sistem pencernaan, terutama jika dikonsumsi berlebihan setelah makan berat.

 

Minum Es Bisa Memicu Nyeri Gigi dan Sakit Kepala

Bagi penderita gigi sensitif, air es sering memicu rasa nyeri mendadak karena suhu dingin langsung mengenai saraf gigi.

Selain itu, sebagian orang juga mengalami:

– Brain freeze atau sakit kepala mendadak.

– Nyeri sinus.

– Migrain kambuh.

terutama saat minuman dingin dikonsumsi terlalu cepat.

 

Waspadai Minuman Dingin Tinggi Gula

Para ahli menegaskan bahwa bahaya terbesar sering kali bukan berasal dari suhu dingin air, melainkan kandungan dalam minuman tersebut.

Saat ini banyak masyarakat mengonsumsi:

– Es kopi manis.

– Minuman energi dingin.

– Soda.

– Minuman sachet tinggi gula.

Sirup berlebihan yang secara rutin hampir setiap hari.

Padahal konsumsi gula berlebih dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko:

– Obesitas.

– Diabetes tipe 2.

– Asam lambung.

– Penyakit metabolik.

– Tekanan darah tinggi.

 

Minuman Energi dan Es Berlebihan Perlu Diwaspadai

Belakangan, masyarakat juga mulai menyoroti kebiasaan mengonsumsi minuman energi dan minuman sachet manis secara berlebihan.

Beberapa tenaga kesehatan mengingatkan bahwa pola konsumsi seperti itu dapat memengaruhi:

– Tekanan darah.

– Kesehatan ginjal.

– Pembuluh darah.

Kesehatan jantung terutama jika jarang diimbangi konsumsi air putih yang cukup.

 

Apakah Minum Es Bisa Menyebabkan Batuk?

Secara medis, air es sebenarnya tidak langsung menyebabkan flu atau batuk.
Namun pada sebagian orang, suhu dingin dapat membuat tenggorokan lebih sensitif sehingga memicu rasa tidak nyaman atau batuk ringan.

Kondisi ini biasanya lebih mudah terjadi pada:

– Penderita radang tenggorokan.

– Orang dengan alergi.

– Penderita sinus.

– Anak-anak yang sensitif terhadap dingin.

 

Dokter Sarankan Tetap Bijak

Para ahli kesehatan menyarankan masyarakat tetap boleh minum air dingin selama:

– Tidak berlebihan.

– Tubuh dalam kondisi sehat.

– Tidak terlalu banyak gula.

– Tidak menggantikan kebutuhan air putih.

 

Air putih tetap menjadi pilihan terbaik untuk menjaga kesehatan tubuh sehari-hari.

 

Kunci Utamanya Adalah Keseimbangan

Minum es bukan sesuatu yang sepenuhnya berbahaya, namun juga tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan tanpa memperhatikan kondisi tubuh.

Jika setelah minum dingin muncul keluhan seperti:

– Nyeri perut.

– Pusing.

– Tenggorokan sakit.

– Gangguan lambung.

Maka sebaiknya konsumsi dikurangi dan segera konsultasi ke tenaga medis apabila keluhan berlanjut.

Masyarakat diimbau lebih bijak memilih minuman dan tidak hanya tergiur sensasi segar sesaat tanpa memperhatikan dampak kesehatan jangka panjang.

 

***
Queensha Jepara, Rabu, 20 Mei 2026.