Queensha.id – Jepara,
Setelah sempat menghebohkan warga pesisir, identitas pria yang ditemukan meninggal dunia di perairan Ngelak–Kaliwiso, Kelurahan Ujungbatu, Kecamatan Jepara Kota, akhirnya terungkap.
Korban diketahui bernama Zalul Umar, warga RT 15 RW 04 Kelurahan Ujungbatu, Kabupaten Jepara. Kepastian identitas ini sekaligus menjawab teka-teki yang sebelumnya menyelimuti penemuan jasad tanpa identitas tersebut.
Sebelumnya, warga digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Jasad pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan bernama Agus saat hendak melaut.
Awalnya, Agus mengira benda yang dilihatnya hanyalah sampah atau kain hanyut di laut. Namun, setelah didekati dan ditarik, ia terkejut karena ternyata itu adalah tubuh manusia.
“Saya kira tadi apa, terus saya tarik kainnya, ternyata mayat. Saya langsung teriak memanggil teman-teman nelayan,” ungkapnya.
Sempat terjadi momen dramatis ketika jasad tersebut hilang dari titik awal penemuan saat Agus mencari bantuan. Namun, setelah dilakukan pencarian bersama relawan dan aparat, jasad akhirnya ditemukan kembali sekitar 50 meter dari lokasi semula, masih di area pesisir.
Proses evakuasi melibatkan relawan dan petugas gabungan yang kemudian membawa jenazah ke RSUD Kartini Jepara untuk penanganan lebih lanjut.
Sebelum identitas terungkap, korban sempat dikenali melalui sejumlah ciri fisik yang cukup mencolok. Di antaranya terdapat bekas anting di kedua telinga dengan lubang besar, rambut bergaya anak punk, serta pakaian berupa kaos hitam bergambar musik metal dan celana hitam. Korban juga mengenakan kalung emas dengan liontin cincin dan membawa sebuah ponsel di dalam saku.
Kondisi jasad yang ditemukan dengan darah keluar dari telinga dan hidung sempat menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. Identitas yang telah diketahui diharapkan dapat membantu proses pengungkapan lebih lanjut, termasuk menelusuri aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia.
Warga diimbau tetap tenang dan tidak berspekulasi berlebihan, sembari menunggu hasil resmi dari pihak berwenang.
Kasus ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan dalam beraktivitas di sekitar perairan.
***
KRJ.
(27 April 2026)

Tinggalkan Balasan