Queensha.id – Jepara,
Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Desa Kedungleper, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, resmi ditutup, Kamis (13/8/2026).
Program yang berlangsung sejak 15 Juli 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Jepara, Polri dan warga.
Penutupan TMMD dipimpin Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Ranna Hidfitriyadi selaku Komandan Upacara.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim Jepara menyampaikan sambutan dan amanat Pangdam IV/Diponegoro yang menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik.
“TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan wadah utama untuk menyatukan langkah, memperkuat sinergi lintas sektor, serta merawat semangat gotong royong antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat demi membangun negeri dari desa,” demikian amanat Pangdam IV/Diponegoro yang disampaikan Dandim Jepara.
Wakil Bupati Jepara Hadiri Penutupan TMMD
Hadir mewakili Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar atau Gus Hajar.
Ia hadir bersama jajaran unsur Forkopimda Jepara atau yang mewakili.
Kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan penutupan tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi pembangunan hingga tingkat desa.
Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan program pembangunan desa dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
TMMD Jepara Bangun Jalan Usaha Tani dan Rehabilitasi RTLH
Selama pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III 2026, sejumlah sasaran pembangunan fisik dan nonfisik telah dilaksanakan di Desa Kedungleper.
Pada sektor infrastruktur, kegiatan mencakup pembangunan dan rabat beton jalan usaha tani di dua titik.
Pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat, khususnya dalam menunjang kegiatan pertanian dan mobilitas warga desa.
Selain pembangunan jalan, TMMD juga melakukan rehabilitasi terhadap tiga unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga.
Program rehabilitasi RTLH menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap kondisi tempat tinggal masyarakat sekaligus bagian dari upaya meningkatkan kualitas kehidupan warga.
Sasaran Nonfisik TMMD Sengkuyung Tahap III
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD Sengkuyung Tahap III juga menyasar berbagai kegiatan nonfisik.
Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, donor darah, pelayanan kesehatan, intervensi pencegahan stunting serta edukasi pendidikan.
TMMD juga memberikan bantuan benih ikan dan bibit tanaman kepada masyarakat.
Selain itu, dilaksanakan vaksinasi ternak serta pelatihan kewirausahaan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat.
Berbagai kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama program berlangsung, tetapi juga mampu memperkuat kemandirian masyarakat setelah pelaksanaan TMMD selesai.
Penyerahan KIA kepada Anak Desa Kedungleper
Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 juga ditandai dengan penyerahan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada perwakilan anak Desa Kedungleper.
KIA tersebut diserahkan oleh Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar bersama Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Ranna Hidfitriyadi.
Penyerahan KIA menjadi bagian dari pelayanan administrasi kependudukan sekaligus upaya memastikan anak-anak mendapatkan dokumen identitas kependudukan.
TMMD Jadi Wujud Gotong Royong Membangun Desa
Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di Desa Kedungleper menunjukkan bahwa pembangunan desa membutuhkan keterlibatan berbagai unsur.
Tidak hanya pembangunan jalan dan rumah warga, program tersebut juga menyentuh sektor kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, peternakan, kewirausahaan dan penguatan wawasan kebangsaan.
Semangat gotong royong yang terbangun selama pelaksanaan TMMD diharapkan terus dilanjutkan masyarakat.
Hasil pembangunan yang telah dikerjakan juga diharapkan dapat dijaga dan dikembangkan secara bersama-sama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Dengan berakhirnya TMMD Sengkuyung Tahap III 2026, sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Jepara dan masyarakat diharapkan tetap berlanjut dalam berbagai program pembangunan lainnya.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan desa yang semakin maju, mandiri dan sejahtera.
***
Sumber: Diskominfo Jepara/MB
- Dandim 0719 Jepara
- Desa Kedungleper Jepara
- Gus Hajar
- jalan usaha tani Jepara
- Muhammad Ibnu Hajar
- pembangunan desa Jepara
- pembangunan Desa Kedungleper
- penutupan TMMD Jepara
- Ranna Hidfitriyadi
- RTLH Jepara
- TMMD Jepara 2026
- TMMD Kedungleper
- TMMD Sengkuyung Jepara
- TMMD Sengkuyung Tahap III 2026
- TNI Manunggal Membangun Desa
- Witiarso Utomo

Tinggalkan Balasan