Queensha.id – Jepara,
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jepara terus memperkuat perannya sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui penguatan ketahanan keluarga dan edukasi hingga tingkat desa serta dasawisma.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang diikuti kader TP PKK tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa. Kegiatan berlangsung di Aula Sultan Hadlirin, Gedung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lantai 3, Kabupaten Jepara, Jumat (31/7/2026).
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Jepara Ella Witiarso Utomo, yang diwakili Ketua Bidang III Erna Ary Bachtiar, menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa.
Menurutnya, peredaran narkoba kini tidak lagi mengenal batas usia maupun status sosial. Bahkan, anak-anak, remaja, hingga lingkungan keluarga menjadi sasaran yang semakin mengkhawatirkan.
“Keluarga adalah benteng pertama dan utama dalam upaya pencegahan. Di sinilah peran TP PKK menjadi sangat strategis. Sebagai organisasi yang tumbuh dari keluarga dan masyarakat, PKK memiliki jaringan yang kuat hingga tingkat dasawisma sehingga mampu menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi dan membangun kesadaran masyarakat,” ujar Erna Ary Bachtiar.
Ia berharap seluruh kader TP PKK mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, tidak hanya memahami bahaya narkotika, tetapi juga aktif menyampaikan informasi yang benar kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat melalui berbagai kegiatan PKK.
Perkuat Sinergi Wujudkan Jepara Bersih Narkoba
Erna menegaskan, TP PKK Kabupaten Jepara berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah dalam meningkatkan kualitas keluarga, termasuk menyukseskan Gerakan Nasional P4GN.
Menurutnya, keberhasilan pemberantasan narkoba membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat.
Ia juga mengajak para kader untuk terus mengintensifkan edukasi mengenai bahaya narkoba melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan, seperti pertemuan rutin PKK, Posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), PAAREDI, hingga forum warga di tingkat desa dan kelurahan.
“Semoga melalui kegiatan ini lahir kader-kader PKK yang semakin berdaya, peduli, dan mampu menjadi pelopor dalam membangun keluarga yang tangguh serta menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.
BNN Jateng: Lindungi Anak dari Bahaya Narkoba
Pada kesempatan yang sama, narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah, Reza Aditya, yang bertugas di Bidang Penggerak Swadaya Masyarakat, mengajak seluruh kader PKK untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga keluarga dari ancaman narkotika.
Ia menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
“Putra-putri kita harus sehat. Jangan sampai mereka mengenal, memakai, apalagi mengedarkan narkoba karena sangat berbahaya bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,” tegas Reza Aditya.
Keluarga Menjadi Benteng Utama
Melalui kegiatan sosialisasi ini, TP PKK Kabupaten Jepara berharap semakin banyak kader yang memiliki pemahaman tentang bahaya narkoba serta mampu menjadi penyambung informasi di lingkungan masing-masing.
Dengan mengusung semangat “Keluarga Kuat, Generasi Hebat, Jepara Bersinar Tanpa Narkoba”, TP PKK Jepara optimistis kolaborasi seluruh elemen masyarakat dapat memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mewujudkan Kabupaten Jepara yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
***
(Sumber: Diskominfo Kabupaten Jepara/STY)

Tinggalkan Balasan