Queensha.id – Jepara,

 

Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Mayong, wilayah Desa Pelang, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Sebuah truk box bermuatan air mineral merek Pelangi mengalami hilang kendali usai menyalip kendaraan lain hingga menabrak dua kendaraan yang sedang terparkir di halaman rumah warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan Isuzu Truck Box tersebut melaju dari arah Kudus menuju Jepara. Saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya melalui sisi kanan jalan.

Namun setelah berhasil menyalip, truk diduga kehilangan kendali sehingga oleng ke arah kiri. Kendaraan kemudian menghantam satu unit Toyota Hiace bernomor polisi K 9638 LC yang sedang terparkir di teras rumah milik warga bernama Suparno.

Benturan keras tersebut juga mengenai satu unit dump truck yang turut terparkir di lokasi kejadian. Akibatnya, bagian depan truk box mengalami kerusakan cukup parah, sementara kedua kendaraan yang ditabrak juga mengalami kerusakan pada sejumlah bagian.

Peristiwa itu sempat mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan untuk melihat kondisi kendaraan pascakecelakaan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Kasi Humas Polres Jepara, AKP Dwi Prayitna, membenarkan adanya kecelakaan tunggal yang terjadi di wilayah Kecamatan Mayong tersebut.

“Benar, telah terjadi laka tunggal di wilayah Mayong. Kendaraan truk box kehilangan kendali setelah menyalip, kemudian menabrak kendaraan yang terparkir. Tidak ada korban jiwa,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian menyampaikan bahwa penyelesaian peristiwa tersebut dilakukan secara kekeluargaan antara pengemudi truk box dan para pemilik kendaraan yang terdampak.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jepara IPTU Ahmad Riyanto mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan dan memperhitungkan kondisi lalu lintas sebelum melakukan manuver mendahului kendaraan lain.

“Kami mengingatkan kepada seluruh pengendara agar tidak memaksakan menyalip apabila kondisi jalan tidak memungkinkan. Pastikan jarak aman, kecepatan kendaraan terkendali, serta fokus saat berkendara. Kesalahan kecil dapat berakibat fatal dan membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tegas IPTU Ahmad Riyanto.

Ia juga mengajak para pengemudi kendaraan angkutan barang untuk rutin memeriksa kondisi kendaraan sebelum beroperasi, termasuk sistem pengereman, ban, serta kelayakan kendaraan secara keseluruhan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama ketika melakukan manuver menyalip di ruas jalan yang padat aktivitas kendaraan maupun permukiman warga.

 

 

***

Satlantas Polres Jepara.

Queensha Jepara, 30 Mei 2026.