Queensha.id – Jepara,

 

Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar menunjukkan kepeduliannya terhadap musibah tenggelamnya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa dengan memberikan dukungan kepada para korban dan keluarga mereka, Kamis (17/9/2026).

Dari tiga warga Kabupaten Jepara yang berada di atas kapal saat insiden terjadi, satu orang berhasil diselamatkan, yakni Abdul Kholeq (25), warga Desa Mindahan, Kecamatan Batealit. Sementara itu, Ilham Muhammad Rojab (21), warga Desa Bantrung, Kecamatan Batealit, dan Mashudi (27), warga Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji, hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati melakukan komunikasi melalui video call dengan Abdul Kholeq untuk mendengarkan langsung kronologi kejadian yang dialaminya saat kapal mengalami musibah di tengah pelayaran menuju Kalimantan.

Menurut penuturan Abdul Kholeq, pada Minggu dini hari ia mulai merasakan kondisi kapal tidak normal karena badan kapal semakin miring. Menyadari situasi tersebut, ia segera membangunkan dua rekannya, Ilham Muhammad Rojab dan Mashudi, agar bersiap menghadapi kondisi darurat.

Kepanikan kemudian melanda para penumpang yang berusaha menyelamatkan diri. Abdul Kholeq berupaya menuju bagian atas kapal untuk mengambil pelampung sebagai alat keselamatan. Tidak lama kemudian, KMP Virgo Transport 8 dilaporkan tenggelam di perairan Laut Jawa.

Sebelum musibah terjadi, ketiga warga Jepara tersebut diketahui sedang melakukan perjalanan menuju Kalimantan dengan membawa muatan mebel menggunakan truk.

Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar menyampaikan rasa prihatin sekaligus doa bagi seluruh korban, khususnya dua warga Jepara yang hingga kini masih belum ditemukan.

“Semoga dua korban lainnya segera ditemukan dalam keadaan selamat. Pemerintah Kabupaten Jepara akan terus memberikan dukungan kepada keluarga korban,” ujar Ibnu Hajar, Kamis (17/9/2026).

Selain memberikan dukungan moril, Pemerintah Kabupaten Jepara juga membantu proses kepulangan Abdul Kholeq ke daerah asalnya serta menanggung biaya transportasi yang diperlukan.

Pemerintah Kabupaten Jepara, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan operasi pencarian dan berkoordinasi dengan Basarnas maupun instansi terkait untuk memastikan penanganan terhadap warga Jepara yang terdampak musibah berjalan optimal.

Di sisi lain, istri Mashudi, Dwi Bintang, berharap suaminya dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. Harapan tersebut disampaikannya di tengah berlangsungnya operasi pencarian yang masih dilakukan oleh tim SAR.

Berdasarkan laporan sementara Basarnas, dari total 243 orang yang menjadi korban dalam insiden tenggelamnya KMP Virgo Transport 8, sebanyak 114 orang telah berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan selamat dan 6 orang dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, 129 korban lainnya masih dalam proses pencarian.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk terus mendoakan kelancaran operasi pencarian serta menunggu informasi resmi dari Basarnas dan instansi berwenang terkait perkembangan penanganan musibah tersebut.

 

***

Sumber: Diskominfo Jepara/Fzl.