Queensha.id – Jepara,

 

Pemerintah Kabupaten Jepara kembali menggelar program Jumat Berangkat di wilayah Kecamatan Pecangaan, Jumat (7/8/2026). Kegiatan yang menjadi agenda rutin pemerintah daerah ini diisi dengan penyaluran bantuan rumah tidak layak huni (RTLH), silaturahmi lintas agama, peluncuran bazar UMKM, hingga penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat.

Pada kegiatan kali ini, Bupati Jepara Witiarso Utomo berhalangan hadir. Kehadiran kepala daerah diwakili oleh Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, yang memimpin rangkaian kegiatan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Jepara.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, Baznas, Kementerian Agama, PMI, tokoh agama, serta unsur Forkopimcam Pecangaan.

 

Bantuan RTLH untuk Warga Desa Ngeling

Agenda diawali dengan kunjungan ke rumah Ibu Paini, warga Dukuh Winong RT 03 RW 05, Desa Ngeling, Kecamatan Pecangaan, yang menjadi penerima bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Dalam kesempatan tersebut diserahkan bantuan sebesar Rp20 juta dari Baznas Provinsi Jawa Tengah serta Rp7 juta dari Pemerintah Kabupaten Jepara. Bantuan tersebut diperuntukkan untuk pembangunan kamar mandi, WC, dan dapur, sehingga rumah penerima manfaat dapat menjadi lebih layak huni dan sehat.

Program ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu.

 

Pererat Kerukunan Melalui Silaturahmi di GKMI Pecangaan

Usai mengunjungi lokasi RTLH, rombongan melanjutkan kegiatan ke GKMI Pecangaan di Desa Pecangaan Kulon.

Dalam suasana penuh keakraban, Wakil Bupati Jepara bersilaturahmi dengan para pengurus gereja dan tokoh agama. Kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), serta PMI Kabupaten Jepara.

Silaturahmi lintas agama ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jepara dalam menjaga toleransi, memperkuat persaudaraan, serta merawat kerukunan antarumat beragama.

 

Resmikan Bazar UMKM di Masjid Baiturrohman Gemulung

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut di Masjid Baiturrohman, Desa Gemulung, Kecamatan Pecangaan.

Di lokasi tersebut, Wakil Bupati Jepara secara simbolis membuka Bazar UMKM dengan prosesi pengguntingan pita. Setelah peresmian, rombongan meninjau sekaligus membeli berbagai produk yang dipasarkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Beragam produk unggulan lokal, mulai dari makanan, minuman, kerajinan hingga hasil usaha masyarakat, dipamerkan dalam bazar tersebut sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

 

Salurkan Bantuan kepada Masyarakat

Selain meresmikan bazar, Pemerintah Kabupaten Jepara juga menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat melalui sejumlah instansi, di antaranya DLH, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), PMI, Baznas, dan Kementerian Agama.

Penyerahan bantuan dilakukan dalam acara ramah tamah bersama pengurus masjid dan warga sebelum pelaksanaan Salat Jumat.

 

Wujud Kehadiran Pemerintah di Tengah Masyarakat

 

Program Jumat Berangkat merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Jepara untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung.

Melalui kunjungan ke desa-desa, pemerintah tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga memperkuat komunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, pelaku UMKM, dan warga.

Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar mengatakan bahwa Program Jumat Berangkat merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Jepara untuk hadir langsung di tengah masyarakat, tidak hanya mendengar aspirasi warga tetapi juga memberikan solusi nyata melalui berbagai program bantuan.

“Kami ingin memastikan pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat. Bantuan RTLH ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga sehingga mereka memiliki tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan nyaman. Selain itu, melalui kegiatan seperti ini kami juga ingin mempererat silaturahmi, menjaga kerukunan antar umat beragama, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM,” ujar Muhammad Ibnu Hajar, Jum’at (7/8/2026).

Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Jepara, Baznas, Kementerian Agama, perangkat daerah, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menghadirkan manfaat yang nyata bagi warga Jepara.

 

Pemerintah Kabupaten Jepara berharap kegiatan seperti ini dapat terus mempererat kebersamaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Jepara yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis.

 

***

Sumber: Queensha Jepara.

Wartawan: Zainal Arifin (Seto Dontgost).

Penulis: Vico Rahman.