Queensha.id – Jepara,
Suasana duka dan kecemasan menyelimuti warga Desa Ngeling, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara. Seorang warga berinisial P (45) dilaporkan hilang secara misterius setelah terakhir kali terlihat mencuci pakaian di sungai yang berada tidak jauh dari rumahnya pada Rabu (3/6/2026) pagi.
Hingga Kamis (4/6/2026), keberadaan korban masih belum diketahui. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Jepara, SAR, kepolisian, relawan, serta perangkat desa terus melakukan pencarian di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban berada.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban terakhir kali terlihat sekitar pukul 09.00 WIB saat melakukan aktivitas rutin mencuci pakaian di sungai dekat tempat tinggalnya di RT 03 RW 05 Desa Ngeling. Namun setelah beberapa jam berlalu, korban tidak kunjung pulang ke rumah.
Keluarga yang mulai merasa khawatir kemudian berusaha mencari keberadaan korban secara mandiri. Setelah pencarian awal tidak membuahkan hasil, keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, membenarkan adanya laporan warga hilang tersebut. Menurutnya, laporan diterima setelah korban tidak kembali ke rumah dalam waktu yang cukup lama.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, korban terakhir terlihat pagi hari saat mencuci di sungai. Setelah itu tidak kembali ke rumah dan hingga kini belum diketahui keberadaannya,” ujar Arwin, Kamis (4/6/2026).
Penyisiran Sungai dan Area Sekitar Terus Dilakukan
Mendapat laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jepara bersama unsur SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian.
Penyisiran dilakukan menyusuri aliran sungai yang berada di sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Selain itu, petugas juga memeriksa area persawahan, semak-semak, jalur setapak, hingga titik-titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.
Sejumlah relawan dan warga desa turut membantu pencarian dengan harapan korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Menurut Arwin, operasi pencarian dilakukan secara maksimal dengan mengerahkan berbagai sumber daya yang tersedia.
“Kami mengerahkan seluruh unsur yang ada dan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa serta tim SAR gabungan. Pencarian akan terus dilakukan hingga korban ditemukan atau ada perkembangan di lapangan,” tegasnya.
Keluarga dan Warga Menanti Kabar Baik
Peristiwa hilangnya P membuat warga Desa Ngeling ikut prihatin. Banyak warga yang mengenal korban turut membantu proses pencarian maupun memberikan informasi yang dianggap dapat membantu petugas.
Di rumah keluarga korban, suasana harap-harap cemas masih terasa. Kerabat dan tetangga terus berdatangan untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga yang kini hanya bisa berharap korban segera ditemukan.
Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab hilangnya korban. Petugas masih mengumpulkan berbagai informasi dan melakukan penyisiran secara menyeluruh di area sekitar sungai maupun lokasi lain yang memungkinkan.
BPBD Jepara juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban agar segera melaporkannya kepada petugas pencarian atau pemerintah desa setempat.
Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting untuk mempercepat proses pencarian dan memperbesar peluang ditemukannya korban.
Sampai berita ini diturunkan, warga Desa Ngeling tersebut masih dalam pencarian. Tim gabungan terus melakukan penyisiran di berbagai titik dengan harapan dapat segera menemukan keberadaan korban dan memberikan kepastian kepada keluarga yang menunggu penuh kecemasan.
***
(Queensha Jepara, 4 Juni 2026)

Tinggalkan Balasan