Queensha.id – Edukasi Sosial,

 

Banyak pemilik rumah bertingkat mengaku merasakan suasana berbeda ketika lantai atas jarang digunakan atau lama tidak ditempati. Ruangan yang sepi, minim aktivitas, dan jarang mendapat sentuhan penghuni sering menimbulkan kesan sunyi hingga terasa menyeramkan.

Dalam pandangan Islam, umat Muslim dianjurkan untuk senantiasa menghidupkan rumah dengan ibadah, dzikir, dan bacaan Al-Qur’an. Rumah yang sering digunakan untuk mengingat Allah diyakini akan dipenuhi ketenangan dan keberkahan.

Meski rasa takut atau kesan seram sering kali dipengaruhi faktor psikologis, kebersihan, pencahayaan, dan kondisi bangunan, tidak ada salahnya mengamalkan doa-doa yang diajarkan dalam Islam agar suasana rumah menjadi lebih nyaman dan menenangkan.

 

Bacaan Surat Al-Baqarah

Salah satu amalan yang paling sering dianjurkan adalah membaca Surat Al-Baqarah di dalam rumah.

Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan bahwa setan akan lari dari rumah yang dibacakan Surat Al-Baqarah.

Membaca surat ini secara rutin, baik secara langsung maupun melalui lantunan yang diperdengarkan di rumah, dipercaya dapat menghadirkan suasana yang lebih tenteram.

 

Membaca Ayat Kursi

Ayat Kursi yang terdapat dalam Surat Al-Baqarah ayat 255 juga dikenal sebagai ayat perlindungan.

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa siapa yang membaca Ayat Kursi, maka Allah akan menjaganya dan setan tidak akan mendekatinya hingga pagi.

Ayat ini dapat dibaca saat memasuki rumah, sebelum tidur, maupun ketika merasa kurang nyaman berada di suatu ruangan.

 

Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

Ketiga surat yang dikenal sebagai Al-Mu’awwidzat ini dianjurkan dibaca untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Bacaan tersebut dapat diamalkan setiap pagi dan petang, atau ketika memasuki bagian rumah yang jarang ditempati.

 

Doa Memasuki Rumah

Ketika memasuki rumah, umat Islam dianjurkan membaca:

“Bismillahi walajna, wa bismillahi kharajna, wa ‘alallahi rabbina tawakkalna.”

Artinya:

“Dengan nama Allah kami masuk, dengan nama Allah kami keluar, dan kepada Allah Tuhan kami bertawakal.”

Doa ini menjadi bentuk permohonan agar rumah senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.

 

Perbanyak Dzikir dan Shalawat

Selain membaca Al-Qur’an, memperbanyak dzikir seperti:

  • Subhanallah
  • Alhamdulillah
  • Allahu Akbar
  • La ilaha illallah
  • Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW

dapat menciptakan suasana rumah yang lebih damai dan menenangkan hati para penghuninya.

 

Jaga Kebersihan dan Pencahayaan Rumah

Selain amalan spiritual, menjaga kebersihan rumah juga sangat penting. Ruangan yang gelap, lembap, dan dipenuhi barang tak terpakai sering menimbulkan kesan menyeramkan.

Membuka jendela secara rutin, memastikan sirkulasi udara berjalan baik, serta membersihkan sudut-sudut rumah dapat membuat suasana menjadi lebih segar dan nyaman.

 

Rasa Seram Sering Berasal dari Pikiran yang Kosong

Pengamat sosial asal Jepara, Purnomo Wardoyo, menilai bahwa perasaan seram di rumah kosong tidak selalu berkaitan dengan hal mistis.

“Sering kali rasa takut muncul karena suasana yang sepi, minim aktivitas, dan kurang pencahayaan. Ketika rumah dihidupkan dengan kegiatan positif, ibadah, serta interaksi keluarga, suasananya akan berubah menjadi lebih hangat dan menenangkan,” ujarnya.

Menurutnya, perpaduan antara ikhtiar spiritual dan menjaga kondisi fisik bangunan menjadi langkah terbaik untuk menciptakan rumah yang nyaman dihuni.

 

Rumah bertingkat yang jarang ditempati memang dapat menimbulkan kesan sunyi dan menyeramkan. Namun, Islam mengajarkan umatnya untuk menghidupkan rumah dengan bacaan Al-Qur’an, dzikir, shalawat, serta doa-doa perlindungan.

Di samping itu, menjaga kebersihan, pencahayaan, dan sirkulasi udara rumah juga menjadi faktor penting agar hunian terasa adem, nyaman, serta dipenuhi keberkahan bagi seluruh penghuninya.

 

***