Queensha.id – Jepara, 

 

Nama Ningrat Band mulai dikenal di kalangan pecinta musik rock Kabupaten Jepara. Grup musik ini memiliki cerita unik karena terbentuk bukan dari rencana panjang, melainkan berawal dari sebuah kejadian spontan saat acara masyarakat.

Berbeda dengan band pada umumnya yang dibentuk melalui proses pencarian personel dan latihan panjang, Ningrat Band justru lahir dari kondisi darurat ketika sebuah acara hiburan membutuhkan pengisi panggung.

Namun dari sebuah kejadian tidak terduga tersebut, lahirlah sebuah band yang kini memiliki tujuan lebih besar, yakni menghidupkan kembali semangat musik rock dan memberikan motivasi kepada para musisi muda.

 

Berawal dari Band Dadakan pada 27 Juni 2024

Pendiri Ningrat Band, Le’id, menceritakan bahwa awal berdirinya band tersebut terjadi pada 27 Juni 2024 saat acara Sedekah Bumi di Lapangan Tahunan, Jepara.

Saat itu Le’id datang untuk menyaksikan acara yang menghadirkan pertunjukan musik. Kebetulan panitia acara berasal dari Karang Taruna.

Namun, ketika acara berlangsung, panitia mengalami kendala karena salah satu band yang dijadwalkan tampil tidak lengkap. Salah satu personelnya tidak datang dan sulit dihubungi.

Melihat situasi tersebut, Le’id berinisiatif membantu dengan membentuk band secara spontan.

Ia kemudian mengajak gitaris yang dikenal dengan panggilan Slank untuk memainkan lagu-lagu Jamrud. Setelah itu, Le’id meminta bantuan Qodir dari Rock On Studio untuk mencari drummer dan vokalis.

Akhirnya terkumpul empat orang personel dan langsung naik panggung tanpa persiapan khusus. Dengan peralatan yang sudah tersedia di panggung, mereka membawakan empat lagu Jamrud.

Dari penampilan spontan itulah kemudian muncul ide membentuk Ningrat Band.

Le’id, Pendiri Ningrat Band mengatakan:

“Sebenarnya membuat band ini tidak disengaja dan tidak ada rencana sebelumnya. Awalnya hanya ingin membantu acara supaya tetap berjalan. Tapi setelah tampil, ternyata kami merasa cocok dan akhirnya sepakat melanjutkan bersama menjadi Ningrat Band,” ungkapnya.

Membawa Misi Edukasi Musisi Muda

Di balik terbentuknya Ningrat Band, Le’id memiliki tujuan yang lebih luas.

Menurutnya, band ini bukan hanya sekadar mencari panggung, tetapi juga menjadi wadah untuk memberikan semangat kepada para musisi muda yang mulai kehilangan motivasi.

“Saya membuat Ningrat Band sebagai edukasi untuk teman-teman musisi muda yang mungkin kurang semangat. Saya ingin ikut meramaikan kembali studio musik yang sekarang mulai langka peminatnya,” ujar Le’id, Selasa (8/9/2026).

Le’id juga mengaku bahwa musik rock menjadi salah satu cara untuk menghibur diri dan mengobati kejenuhan.

Sebelumnya, Le’id juga pernah bergabung dalam Protein Band, namun band tersebut kini vakum setelah sang manajer meninggal dunia dan belum ada pergerakan lanjutan.

 

 

Foto, Ningrat band asal Jepara, Jawa Tengah.

 

 

 

Vokalis Ningrat Band Punya Karakter Mirip Krisyanto Jamrud

Salah satu daya tarik Ningrat Band adalah karakter suara vokalisnya, Uzzi, yang sering disebut memiliki kemiripan dengan suara Krisyanto Jamrud.

Namun, Le’id menjelaskan bahwa Uzzi sebenarnya bukan vokalis profesional yang sejak awal menjadi bagian band.

Uzzi dikenal sebagai seorang Ketua RT yang pernah tampil menyumbangkan lagu Jamrud dalam acara komunitas musik di Pantai Teluk Awur.

Dari penampilan tersebut, Le’id melihat kemampuan vokal Uzzi cocok membawakan lagu-lagu rock hingga akhirnya mengajaknya bergabung.

 

Personel Ningrat Band

Saat ini Ningrat Band memiliki empat personel utama:

  • Le’id – Bass sekaligus Manager Ningrat Band.
  • Muslam (Slank) – Gitar.
  • Riyandhi – Drum.
  • Uzzi – Vokal.

Untuk urusan manajemen, Le’id mengelola sendiri perjalanan Ningrat Band.

Basecamp Ningrat Band

Ningrat Band saat ini menjadikan Rock On Studio Mantingan sebagai tempat berkumpul dan latihan.

Studio tersebut menjadi salah satu tempat penting dalam perjalanan Ningrat Band karena menjadi ruang kreativitas bagi para musisi lokal.

 

Belum Rekaman, Namun Sudah Siapkan Lagu Sendiri

Meski belum pernah melakukan rekaman secara resmi, Ningrat Band saat ini sudah memiliki tiga lagu karya sendiri.

Ketiga lagu tersebut sedang dalam tahap pembenahan sebelum dirilis kepada masyarakat.

Kehadiran lagu original tersebut menjadi langkah baru bagi Ningrat Band agar tidak hanya dikenal sebagai band cover.

 

Pengalaman Manggung Ningrat Band

Dalam perjalanan bermusik, Ningrat Band telah tampil di berbagai acara, mulai dari kegiatan komunitas hingga event besar.

Beberapa pengalaman manggung Ningrat Band antara lain:

  • Menjadi band pembuka Heidy Ibrahim Power Slave dalam acara VW di Bandengan.
  • Menjadi band pembuka Roy Jeconiah saat acara Sedekah Bumi Tahunan.
  • Berbagai event komunitas.
  • Event UMKM di Alun-Alun Jepara.
  • Acara sunatan.
  • Acara pernikahan.
  • Berbagai hiburan masyarakat lainnya.

Genre Musik Rock dan Lagu yang Dibawakan

Ningrat Band mengusung genre utama musik rock.

Dalam setiap penampilannya, mereka sering membawakan lagu-lagu dari band rock Indonesia, khususnya lagu-lagu Jamrud yang menjadi ciri khas mereka.

Namun ke depan, Ningrat Band ingin semakin memperkuat karakter sendiri melalui lagu ciptaan mereka.

 

Harapan Ningrat Band untuk Musik Jepara

Bagi Le’id, keberadaan Ningrat Band bukan hanya tentang popularitas, tetapi bagaimana musik lokal tetap hidup.

Ia berharap semakin banyak anak muda yang berani berkarya, belajar musik, dan tidak meninggalkan dunia band.

“Musik adalah tempat berekspresi. Semoga Ningrat Band bisa menjadi penyemangat bagi teman-teman musisi lain agar terus berkarya,” tutup Le’id.

Dari sebuah kejadian spontan di panggung Sedekah Bumi, Ningrat Band kini tumbuh menjadi salah satu warna baru musik rock Jepara. Dengan semangat kebersamaan, karya sendiri, dan kepedulian terhadap perkembangan musik lokal, mereka ingin membuktikan bahwa band daerah juga mampu memiliki perjalanan dan cerita besar.

 

***

Sumber: Queensha Jepara/Ningrat.

Penulis: Vico Rahman.