Queensha.id – Jepara,
Persijap Jepara merupakan salah satu klub sepak bola tertua di Indonesia yang telah berdiri sejak 1954. Dalam perjalanan panjangnya, Laskar Kalinyamat telah ditangani banyak pelatih lokal maupun asing yang memberikan warna berbeda bagi perkembangan tim.
Berikut deretan 10 pelatih Persijap Jepara beserta profil singkat, masa jabatan, alasan pergantian, dan prestasi yang berhasil diraih.
1. Rudy Keeltjes (2005–2006)
Rudy Keeltjes merupakan pelatih asal Indonesia yang pernah menangani Persijap saat klub berkompetisi di Divisi Utama.
Profil:
- Mantan pemain Timnas Indonesia.
- Dikenal mengembangkan pemain muda.
Prestasi:
- Membantu Persijap tetap bersaing di kasta tertinggi sepak bola nasional.
- Meletakkan fondasi pembinaan tim.
2. Yusak Sutanto (2006–2007, kembali 2016)
Yusak Sutanto menjadi salah satu pelatih lokal yang cukup lama mengenal karakter Persijap.
Profil:
- Pelatih berpengalaman di kompetisi Indonesia.
Prestasi:
- Menjaga stabilitas permainan tim.
- Membina sejumlah pemain lokal Jepara.
3. Divaldo Alves (2010)
Pelatih asal Portugal ini pertama kali datang ke Persijap pada musim 2010.
Profil:
- Berpengalaman melatih berbagai klub Indonesia.
Prestasi:
- Membawa gaya permainan modern.
- Membantu Persijap bersaing di Indonesia Super League.
Diganti karena:
- Mengakhiri kerja sama setelah satu musim dan menerima tantangan melatih klub lain.
4. Suimin Diharja (2010–2011)
Suimin Diharja melanjutkan kepemimpinan setelah Divaldo Alves.
Prestasi:
- Berupaya mempertahankan Persijap di kompetisi tertinggi.
- Mengandalkan banyak pemain lokal.
5. Sartono Anwar (2012–2013)
Salah satu pelatih senior Indonesia.
Profil:
- Dikenal sebagai pelatih disiplin.
Prestasi:
- Meningkatkan organisasi permainan tim.
- Memberikan kesempatan kepada pemain muda berkembang.
6. Raja Isa (2013–2014)
Pelatih asal Malaysia yang pernah menangani sejumlah klub Indonesia.
Prestasi:
- Membawa pendekatan taktik internasional.
- Membantu Persijap tetap kompetitif pada masa transisi kompetisi nasional.
7. Patrick Ghigani (2018)
Pelatih asal Brasil yang dipercaya membangun kembali Persijap.
Prestasi:
- Memulai proses pembenahan tim.
- Menata fondasi skuad menuju musim berikutnya.
8. Sahala Saragih (2019–2020)
Sahala Saragih menjadi salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah modern Persijap.
Prestasi:
- Membawa Persijap menjadi Juara Liga 3 Indonesia 2019.
- Mengantarkan Persijap promosi ke Liga 2.
- Membentuk tim yang solid dan disiplin.
9. Jaya Hartono (2021)
Pelatih senior Indonesia yang memiliki pengalaman panjang.
Prestasi:
- Meningkatkan mental bertanding pemain.
- Menjaga daya saing Persijap di Liga 2.
10. Mario Lemos (2025–15 Oktober 2026)
Pelatih asal Portugal yang sempat menjabat sebagai Direktur Teknik sebelum menjadi pelatih kepala.
Profil:
- Memiliki pengalaman melatih di Asia.
Prestasi:
- Membawa Persijap kembali tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
- Mengembangkan sistem permainan modern dan profesional.
Diganti karena:
- Persijap secara resmi mengakhiri kerja sama pada 15 Oktober 2026 sebagai bagian dari evaluasi performa tim di kompetisi musim 2026/2027. Posisinya kemudian diisi sementara oleh Antonio Claudio (Toyo) sebagai pelatih caretaker.
Pelatih yang Paling Berprestasi
Jika diukur dari raihan trofi bersama Persijap, Sahala Saragih menjadi salah satu pelatih paling sukses berkat keberhasilannya membawa Laskar Kalinyamat menjuarai Liga 3 Indonesia 2019 sekaligus mengantarkan klub promosi ke Liga 2. Sementara itu, Mario Lemos dikenang sebagai sosok yang berperan membawa Persijap kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, sedangkan Divaldo Alves menjadi pelatih asing yang memiliki ikatan kuat dengan sejarah Persijap karena dipercaya menangani tim pada dua periode berbeda.
***
Sumber: Wiki.
Penulis: Vico Rahman.

Tinggalkan Balasan