Queensha.id – Edukasi Islam,
Pertanyaan tentang “jika laki-laki di surga mendapatkan bidadari, lalu wanita mendapatkan apa?” kerap muncul dalam berbagai kajian maupun diskusi keislaman. Pertanyaan ini wajar muncul, mengingat Al-Qur’an dan hadis menyebutkan tentang bidadari sebagai salah satu kenikmatan surga. Namun, bagaimana dengan balasan bagi wanita yang beriman?
Dalam menjawab persoalan ini, penting untuk berhati-hati. Sebab, perkara surga termasuk bagian dari perkara gaib (al-ghaib) yang hanya diketahui secara pasti oleh Allah SWT. Seorang Muslim hendaknya membatasi pembahasan pada apa yang dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadis sahih, serta penjelasan para ulama yang dapat dipertanggungjawabkan.
Allah Menjanjikan Kenikmatan bagi Seluruh Penghuni Surga
Al-Qur’an menegaskan bahwa seluruh penghuni surga, baik laki-laki maupun perempuan, akan memperoleh kenikmatan yang sempurna.
Allah SWT berfirman:
“Di dalamnya kamu memperoleh apa yang diinginkan oleh dirimu dan memperoleh apa yang kamu minta.” (QS. Fussilat: 31)
Dalam ayat lain Allah berfirman:
“Bagi mereka di dalamnya apa yang mereka kehendaki, dan di sisi Kami masih ada tambahannya.” (QS. Qaf: 35)
Ayat-ayat ini dipahami para ulama sebagai dalil umum bahwa setiap penghuni surga akan mendapatkan berbagai kenikmatan yang Allah ridhai bagi mereka. Tidak ada seorang pun yang akan dizalimi atau merasa kurang.
Apakah Wanita Juga Mendapat Pasangan?
Al-Qur’an dan hadis tidak menjelaskan secara rinci dalam setiap keadaan tentang balasan wanita sebagaimana penjelasan mengenai bidadari. Karena itu, para ulama mengingatkan agar tidak menetapkan sesuatu tanpa dalil yang jelas.
Sebagian ulama menjelaskan, apabila seorang wanita memiliki suami yang sama-sama menjadi penghuni surga, maka ia akan bersama suaminya di surga. Adapun bagi wanita yang belum menikah atau memiliki kondisi lain, para ulama berbeda dalam menjelaskan rinciannya. Namun mereka sepakat bahwa Allah Yang Mahaadil tidak akan mengurangi sedikit pun kenikmatan bagi penghuni surga.
Karena itu, lebih tepat mengatakan bahwa Allah akan memberikan kepada setiap penghuni surga apa yang menjadi kesempurnaan nikmat baginya, sebagaimana keumuman ayat-ayat Al-Qur’an, tanpa merinci sesuatu yang tidak dijelaskan secara tegas dalam nash.
Tidak Ada Kedengkian dan Kesedihan di Surga
Allah SWT juga mengabarkan bahwa hati para penghuni surga telah disucikan dari segala bentuk kebencian, iri, maupun kesedihan.
Dengan demikian, segala sesuatu yang mungkin menjadi sumber kesedihan di dunia tidak lagi dirasakan oleh penghuni surga. Nikmat surga adalah nikmat yang sempurna sesuai dengan hikmah dan keadilan Allah SWT.
Fokus Utama Seorang Mukmin adalah Meraih Rida Allah
Para ulama juga mengingatkan bahwa pembahasan tentang bidadari atau bentuk-bentuk kenikmatan surga hendaknya tidak mengalihkan perhatian dari tujuan utama seorang Muslim, yaitu meraih rida Allah SWT dan keselamatan di akhirat.
Allah SWT berfirman:
“Barang siapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan, sedang ia beriman, maka pasti Kami akan berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik daripada apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An-Nahl: 97)
Ayat ini menunjukkan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pahala dan kemuliaan di sisi Allah berdasarkan iman dan amal saleh.
Pada akhirnya, pertanyaan tentang “wanita mendapat apa di surga?” dijawab oleh Al-Qur’an dengan prinsip yang sangat mendasar: Allah tidak menzalimi seorang pun, dan seluruh penghuni surga akan memperoleh kenikmatan yang sempurna sesuai dengan hikmah, keadilan, dan rahmat-Nya. Adapun rincian yang tidak dijelaskan secara tegas dalam nash, maka kita tidak menetapkannya secara pasti.
***
Sumber: Queensha Jepara.
Penulis: Vico Rahman.

Tinggalkan Balasan