Queensha.id – Demak,

 

Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur Pantura Demak, Jawa Tengah, Minggu (25/10/2026) dini hari. Mobil yang membawa rombongan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Jepara mengalami kecelakaan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan delapan penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Yazidun Niam (24), warga Kabupaten Jepara. Korban meninggal di lokasi kejadian akibat mengalami cedera kepala berat.

Kecelakaan tersebut terjadi saat rombongan IPNU Jepara dalam perjalanan menuju Yogyakarta untuk menghadiri acara pergantian kepengurusan organisasi.

Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polres Demak, Ipda Muhammad Lutfil Hakim, menjelaskan bahwa informasi tujuan perjalanan rombongan diperoleh polisi berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan di lapangan.

“Acara pisah sambut pergantian kepengurusan lama ke pengurus yang baru,” ujar Lutfil.

Kronologi Kecelakaan Rombongan IPNU Jepara di Demak

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara Satlantas Polres Demak, kendaraan yang membawa rombongan merupakan Isuzu Elf Microbus dengan nomor polisi K 7754 C.

Saat kejadian, kendaraan tersebut melaju dari arah Kudus menuju Semarang. Sekitar pukul 02.15 WIB, mobil tiba di kilometer 14.800 jalur Semarang-Kudus, tepatnya di Desa Batu, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak.

Di lokasi tersebut, kendaraan diduga mengalami kurang konsentrasi dan kurang memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya hingga akhirnya menabrak kendaraan lain.

“Sesampainya di TKP kurang hati-hati dan kurang pengamatan di depan sehingga menabrak kendaraan tidak dikenal di depannya,” jelas Ipda Lutfil.

Hingga kini, polisi masih melakukan identifikasi terhadap kendaraan yang diduga tertabrak. Saat petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), kendaraan tersebut sudah tidak berada di lokasi kecelakaan.

Korban Luka Dirawat di Rumah Sakit

Akibat kecelakaan tersebut, satu korban meninggal dunia dan delapan penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Jenazah Yazidun Niam kemudian dievakuasi ke RSUD Sunan Kalijaga Demak untuk proses penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, dua korban mengalami cedera pada bagian kaki dan mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Sultan Agung Semarang.

Enam penumpang lainnya mengalami luka akibat terkena pecahan kaca dan diperbolehkan menjalani rawat jalan.

“Enam penumpang lainnya hanya kena pecahan kaca dan rawat jalan,” tambah Lutfil.

Polisi Imbau Pengendara Lebih Berhati-hati

Menanggapi kejadian tersebut, Satlantas Polres Demak mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama saat perjalanan malam hari.

Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan, menjaga konsentrasi, mengatur kecepatan, serta memperhatikan jarak aman dengan kendaraan lain.

Kecelakaan di jalur Pantura Demak menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan.

 

***

Sumber: KPS.