Queensha.id – Jepara,

 

Sebuah video rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diunggah melalui akun Facebook dan dibagikan di Grup Facebook Info Seputar Jepara menjadi perhatian warganet. Video tersebut memperlihatkan dugaan aksi penjambretan terhadap seorang perempuan berhijab yang sedang mengendarai sepeda motor listrik.

Dalam rekaman yang beredar, korban mengenakan pakaian berwarna biru. Seorang pria yang diduga pelaku mengenakan masker dan helm warna merah terlihat mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX terbaru berwarna merah tua tanpa pelat nomor kendaraan pada pukul 08.30 WIB.

Pelaku mendekati korban bernama Asiyatun warga Desa Kedungmalang dari sisi kiri, kemudian diduga merampas barang yang berada di tangan kiri korban. Berdasarkan keterangan dalam unggahan tersebut, barang yang berhasil dibawa kabur berupa gelang emas milik korban.

Unggahan itu juga menyebutkan adanya dugaan kejadian serupa di wilayah Demak.

“Waspada jambret emas merajalela. Di Desa Telok Sidi arah Desa Babalan, Demak emas tua kalung 10 gram sekitar pukul 07.00 WIB hari Kamis, 17 September 2026. Dan juga kejadian di Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Jepara emas 10 gram sekitar pukul 08.30 WIB hari Sabtu, 19 September 2026.”

Dalam video tersebut juga tampak seorang pengendara motor perempuan berusaha mengejar pelaku. Namun upaya itu tidak berhasil karena pelaku melaju dengan kecepatan tinggi hingga akhirnya menghilang dari pandangan.

Salah seorang warga sekitar yang mengaku melihat situasi setelah kejadian, Sutrisno (48), mengatakan suasana sempat menjadi panik karena korban berteriak meminta pertolongan.

“Saya mendengar korban berteriak minta tolong. Beberapa warga dan pengendara langsung berusaha mengejar pelaku, tetapi motornya sangat kencang sehingga tidak terkejar. Kami berharap masyarakat lebih berhati-hati saat memakai atau membawa perhiasan di jalan,” ujarnya, Sabtu (19/9/2026).

Warga lainnya, Sulastri (41), berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan patroli di jalur-jalur yang dinilai rawan tindak kriminal.

“Mudah-mudahan pelakunya segera tertangkap. Kami berharap daerah perbatasan Demak dan Jepara lebih sering dipatroli, terutama pada pagi hari saat aktivitas masyarakat mulai ramai. Jangan sampai ada korban berikutnya,” katanya.

Masyarakat juga diimbau agar tetap waspada saat berkendara, menghindari penggunaan perhiasan mencolok di tempat umum, serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila melihat aktivitas mencurigakan atau menjadi korban tindak kejahatan.

Hingga artikel ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai video yang beredar maupun dugaan keterkaitannya dengan peristiwa yang disebutkan dalam unggahan media sosial tersebut. Queensha.id masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak berwenang untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

 

***

Sumber: Queensha Jepara.

Penulis: Vico Rahman.