Queensha.id – Jakarta,

 

Peluang untuk tinggal dan bekerja secara permanen di New Zealand kembali dibuka lebar. Konten kreator sekaligus YouTuber Indonesia, Andy Saputra, menginisiasi webinar eksklusif bertajuk “Unlocking New Zealand Skilled Migrant Pathways 2026” sebagai panduan komprehensif bagi masyarakat Indonesia yang ingin menembus jalur residensi permanen.

Berbasis di Auckland sejak 2013, Andy dikenal luas melalui konten edukatifnya yang membahas kehidupan, studi, pekerjaan, hingga strategi imigrasi ke Selandia Baru.

 

Melalui kanal digitalnya, ia konsisten menjembatani informasi regulasi dengan kebutuhan praktis calon migran dari Indonesia. Informasi lengkap terkait program dan inisiatifnya juga dapat diakses melalui www.andysaputra.com.

Webinar ini digelar sebagai bentuk komitmennya dalam memberikan pemahaman yang terstruktur dan aplikatif terkait jalur Skilled Migrant Category (SMC) merupakan salah satu skema utama untuk mendapatkan izin tinggal permanen di Selandia Baru.

“Di tahun 2026 ini, ada beberapa perubahan penting pada Skilled Migrant Category yang akan mulai berlaku pada Agustus. Banyak orang Indonesia masih bingung dengan sistem poin, syarat terbaru, dan strategi aplikasi yang tepat. Webinar ini saya rancang untuk memberikan gambaran yang jelas dan dapat langsung diterapkan, sehingga peserta dapat mengambil keputusan dengan lebih terarah,” ujar Andy Saputra, Kamis (9/4).

Webinar akan dilaksanakan pada,
Kamis, 30 April 2026, pukul 16.00 NZST (11.00 WIB).

 

 

Melalui Zoom Meeting

Tak sendiri, Andy akan menghadirkan dua narasumber profesional. Di antaranya adalah Hannah Alcantara dari Queen City Law, yang akan mengulas detail persyaratan, perubahan regulasi terbaru, serta strategi menghindari kesalahan umum dalam proses aplikasi visa.

Selain itu, hadir pula Henny Bunardy yang akan memberikan perspektif praktis terkait alur aplikasi, persiapan dokumen, hingga estimasi timeline proses.

Dalam sesi berdurasi sekitar 60–90 menit, peserta akan mendapatkan materi lengkap, meliputi:

– Syarat eligibilitas Skilled Migrant Category (SMC) terbaru.

– Penjelasan sistem poin SMC dan perubahan kebijakan tahun 2026.

– Proses aplikasi step-by-step beserta estimasi waktu.

Kesalahan umum yang sering menyebabkan penolakan.

– Sesi tanya jawab langsung dengan para pembicara.

Untuk mengikuti webinar ini, peserta dikenakan biaya:

– Early Bird: NZD 29.99 (sekitar Rp290 ribu)

– Regular Price: NZD 39.99 (sekitar Rp390 ribu)

 

Pendaftaran dilakukan melalui pemindaian QR code pada poster resmi atau melalui tautan di bio akun Instagram Andy Saputra (@andyjsap).
Andy menegaskan, tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan arah yang jelas bagi calon migran.

 

“Tujuan saya sederhana: memastikan peserta tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga arah yang jelas. Dengan pemahaman yang tepat sejak awal, risiko kesalahan dalam proses aplikasi dapat diminimalkan secara signifikan,” tambahnya.

Untuk informasi lebih lanjut, publik dapat menghubungi Anavrin Media melalui email contact@anavrin.media atau akun Instagram resmi Andy Saputra.

Sebagai informasi, Andy Saputra merupakan content creator asal Indonesia yang telah menetap di Selandia Baru sejak 2013 dan dikenal sebagai salah satu rujukan utama dalam memahami peluang studi, kerja, serta jalur imigrasi. Sementara Queen City Law merupakan butik firma hukum yang berfokus pada layanan visa dan keimigrasian, termasuk Skilled Migrant Category.

 

Tentang Anavrin Media

Anavrin Media adalah perusahaan digital media berbasis di New Zealand yang berfokus pada produksi konten, storytelling, dan pengembangan strategi digital. Melalui berbagai inisiatif, termasuk konten YouTube, webinar, dan kampanye digital, Anavrin Media menghadirkan informasi yang jelas, praktis, dan relevan bagi masyarakat Indonesia, khususnya terkait peluang studi, kerja, dan migrasi ke New Zealand.

 

Anavrin Media juga berperan sebagai production house dan digital marketing yang mendukung produksi konten (filming dan editing), distribusi informasi, serta pengelolaan platform digital dan pengalaman pengguna, termasuk sistem pendaftaran dan pembayaran tiket.

 

***

Sumber: Anavrin Media/Andy Saputra.
(09 April 2026)