Queensha.id – Selandia Baru,
YouTuber Indonesia yang berbasis di Selandia Baru, Andy Saputra, bersama istrinya, Thirza Saputra, kembali membagikan momen personal sekaligus inspiratif melalui video terbaru mereka. Kali ini, pasangan asal Surakarta tersebut mendokumentasikan proses kelahiran anak kelima mereka, Jeslyn Saputra, yang berlangsung di kediaman keluarga di Ōrewa, sekitar 30–40 menit dari pusat Kota Auckland.
Jeslyn menjadi anak kelima dalam keluarga Saputra, melengkapi kehadiran saudara-saudaranya, Jayden, Jensen, dan Justin. Sebelumnya, keluarga ini juga pernah mengalami duka setelah kehilangan seorang anak, Jordan Saputra, yang lahir dalam kondisi meninggal dunia di North Shore Hospital, Auckland.
Dalam video tersebut, Thirza menjalani proses persalinan di rumah (homebirth) dengan metode water birth tanpa intervensi obat (unmedicated birth). Metode ini merupakan salah satu praktik yang didukung dalam sistem kesehatan Selandia Baru dan dilakukan dengan pengawasan tenaga medis profesional.
Video ini menampilkan proses persalinan secara transparan, mulai dari tahap persiapan hingga pasca kelahiran. Persiapan dilakukan dengan cermat, termasuk pemasangan plastik pelindung pada birth pool guna menjaga kebersihan dan standar sterilisasi. Ketika kontraksi mulai meningkat, bidan segera dihubungi untuk memberikan pendampingan.
Sekitar 30 menit kemudian, bidan dari Hibiscus Coast Midwives, Andrea McLelland, tiba di lokasi dan langsung melakukan pemeriksaan, termasuk pengecekan detak jantung janin dan pembukaan. Saat itu, Thirza telah mencapai pembukaan delapan, menandakan fase aktif persalinan.
Birth pool diisi menggunakan kombinasi air keran dan water kettle untuk menjaga suhu ideal sekitar 38 derajat Celsius. Suhu ini dipantau setiap 15 menit demi memastikan kenyamanan ibu dan keamanan bayi.
Setelah air ketuban pecah, Thirza masuk ke dalam birth pool dan melanjutkan proses persalinan dengan tenang. Dukungan penuh dari Andy sebagai suami, serta kehadiran orang tua Thirza, Sie Sutopo dan Ineke Juni Hartati, M.Th., turut memberikan kekuatan emosional selama proses berlangsung.
Metode water birth tanpa obat yang dipilih dinilai memberikan sejumlah manfaat, seperti membantu ibu lebih rileks, mengurangi rasa nyeri secara alami, serta menciptakan pengalaman melahirkan yang lebih terkendali. Di Selandia Baru, praktik ini cukup umum dan dilakukan dengan pengawasan ketat tenaga medis.
Momen kelahiran Jeslyn berlangsung lancar dan penuh haru. Bayi lahir dalam kondisi sehat dan langsung mendapatkan penanganan medis standar, termasuk suntikan untuk membantu pengeluaran plasenta, pemeriksaan kondisi ibu, serta pemeriksaan menyeluruh pada bayi.
Dalam video tersebut juga terlihat momen emosional ketika Andy kembali memotong tali pusar anaknya untuk kelima kalinya. Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi Thirza stabil, hanya mengalami robekan ringan yang memerlukan tiga jahitan eksternal.
Sementara itu, Jeslyn mendapatkan suntikan Vitamin K sebagai langkah pencegahan medis.
Di penghujung video, suasana hangat keluarga semakin terasa ketika Thirza memandikan Jeslyn untuk pertama kalinya, didampingi Justin, putra keempat mereka. Momen ini menjadi penutup yang penuh kebahagiaan setelah proses persalinan yang panjang.
Ini videonya,
Melalui konten ini, Andy Saputra tidak hanya membagikan pengalaman pribadi, tetapi juga menghadirkan edukasi bagi masyarakat Indonesia terkait opsi persalinan di Selandia Baru, termasuk homebirth dan water birth yang dilakukan secara aman dengan pendampingan profesional.
Konten tersebut menjadi bagian dari komitmen Andy dalam menyajikan informasi yang autentik, relevan, dan bermanfaat bagi komunitas Indonesia, khususnya yang tertarik dengan kehidupan, sistem kesehatan, serta peluang tinggal di Selandia Baru.
***
(18 April 2026)

Tinggalkan Balasan