Queensha.id – Jakarta,

 

Nama Inspektur Polisi Dua (IPDA) Monang Parlindungan Ambarita atau yang lebih dikenal sebagai IPDA M.P. Ambarita sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia.

Sosoknya menjadi perhatian publik melalui berbagai video patroli malam yang menampilkan aksi tegasnya dalam memberantas balap liar, tawuran, geng motor, begal, hingga berbagai bentuk kriminalitas jalanan di wilayah Jakarta.

Gaya komunikasinya yang lugas, berani, dan terkadang diselingi pendekatan humanis membuat namanya cepat dikenal masyarakat. Tidak sedikit warga yang menganggapnya sebagai salah satu ikon polisi lapangan yang dekat dengan masyarakat.

Popularitasnya semakin meningkat ketika video-video patroli malam bersama Tim Raimas Backbone tersebar luas di berbagai platform media sosial dan kanal YouTube.

 

 

Biodata Singkat IPDA M.P. Ambarita

-:Nama Lengkap: Monang Parlindungan Ambarita

– Nama Populer: IPDA M.P. Ambarita

– Pangkat Saat Ini: Inspektur Polisi Dua (IPDA)

– Korps: Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)

– Satuan: Samapta Bhayangkara (Sabhara)

– Jabatan Terakhir: Komandan Peleton (Danton) Perintis Presisi

– Asal Daerah Keluarga: Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara

– Suku: Batak Toba dan Batak Simalungun

– Tahun Masuk Kepolisian: 1999

 

 

Awal Karier di Kepolisian

Perjalanan karier Monang Parlindungan Ambarita di institusi Polri dimulai pada tahun 1999.

Pada awal masa dinasnya, ia sempat bertugas di wilayah Jawa Timur sebelum akhirnya dipindahkan ke Jakarta pada awal tahun 2000-an.

Pengalaman bertugas di berbagai wilayah tersebut menjadi bekal penting dalam membentuk karakter kepemimpinannya yang dikenal tegas, disiplin, dan responsif terhadap berbagai bentuk gangguan keamanan masyarakat.

Seiring waktu, kemampuannya dalam operasi lapangan membuat dirinya dipercaya mengemban sejumlah tugas strategis di lingkungan kepolisian.

 

 

Menjadi Ikon Raimas Backbone

Nama Ambarita mulai dikenal luas saat dipercaya memimpin Tim Raimas Backbone di bawah Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya sekitar tahun 2017.

Raimas Backbone merupakan satuan patroli khusus yang bertugas melakukan penguraian massa, pencegahan tawuran, penindakan balap liar, serta berbagai operasi keamanan jalanan.

Tim ini memiliki mobilitas tinggi dan sering beroperasi pada malam hingga dini hari.

Kehadiran kanal YouTube dan berbagai unggahan media sosial yang mendokumentasikan aktivitas Raimas Backbone membuat sosok Ambarita semakin dikenal masyarakat.

Dalam berbagai video, ia terlihat memimpin patroli, memberikan pembinaan kepada remaja yang terlibat tawuran, hingga menangkap pelaku kriminal jalanan.

Banyak masyarakat mengapresiasi pendekatannya yang menggabungkan ketegasan dengan sisi kemanusiaan.

 

 

Sempat Viral dan Menjadi Sorotan Publik

Pada tahun 2021, nama Ambarita kembali menjadi perbincangan nasional setelah salah satu video penindakannya viral di media sosial.

Saat itu, tindakan pemeriksaan telepon genggam warga yang dilakukan dalam sebuah operasi menuai kritik dari sejumlah pihak karena dianggap tidak sesuai dengan standar prosedur operasional.

Peristiwa tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi internal di tubuh Polri.

Setelah kejadian itu, Ambarita dimutasi ke Bidang Humas Polda Metro Jaya.

Meski demikian, banyak masyarakat tetap memberikan dukungan dan menganggap kontribusinya dalam menjaga keamanan jalanan selama bertahun-tahun patut diapresiasi.

 

 

Kembali ke Tugas Operasional

Setelah beberapa waktu bertugas di bidang kehumasan, Ambarita kembali dipercaya menjalankan fungsi operasional kepolisian.

Pada awal tahun 2023, ia kembali ke satuan yang berkaitan dengan tugas-tugas lapangan dan pengamanan masyarakat.

Kembalinya Ambarita ke lapangan disambut positif oleh banyak warga yang selama ini mengikuti kiprahnya dalam menjaga keamanan wilayah Jakarta dan sekitarnya.

 

 

Naik Pangkat Menjadi Perwira

Salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanan kariernya terjadi ketika ia mengikuti Pendidikan Alih Golongan (PAG) dan berhasil lulus dengan hasil yang membanggakan.

Ambarita tidak hanya berhasil menyandang pangkat perwira pertama, tetapi juga meraih predikat lulusan terbaik atau peringkat pertama dari sekitar 1.780 peserta yang mengikuti pendidikan tersebut.

Prestasi ini menunjukkan bahwa keberhasilannya bukan hanya di lapangan, tetapi juga dalam aspek akademik dan kepemimpinan kepolisian.

Setelah lulus pendidikan tersebut, ia resmi menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua (IPDA).

 

 

Menjabat Komandan Peleton Perintis Presisi

Saat ini IPDA M.P. Ambarita diketahui bertugas sebagai Komandan Peleton (Danton) Perintis Presisi.

Jabatan tersebut merupakan posisi strategis dalam mendukung berbagai operasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sebagai perwira pertama, tanggung jawab yang diemban kini semakin besar dibandingkan saat masih berpangkat bintara.

Ia tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga kemampuan memimpin personel, mengambil keputusan cepat, serta menjalankan berbagai program Presisi yang menjadi kebijakan Polri.

 

 

Profil Keluarga dan Asal Usul

IPDA Monang Parlindungan Ambarita berasal dari keluarga Batak yang memiliki akar budaya kuat di Sumatera Utara.

Keluarganya berasal dari wilayah Simanindo, Kabupaten Samosir, kawasan yang dikenal sebagai salah satu pusat budaya Batak Toba.

Dari garis keturunan, ia disebut memiliki latar belakang Batak Toba dan Batak Simalungun.

Karakter tegas, berani, dan lugas yang sering terlihat dalam berbagai aktivitas kepolisian kerap dikaitkan masyarakat dengan budaya Batak yang menjunjung tinggi keberanian, kejujuran, dan tanggung jawab.

 

 

Dari Polisi Lapangan Menjadi Inspirasi

Perjalanan panjang IPDA M.P. Ambarita menjadi contoh bahwa dedikasi, pengalaman, dan kerja keras dapat mengantarkan seseorang meraih jenjang karier yang lebih tinggi.

Dari seorang anggota lapangan yang bertugas pada tahun 1999, menjadi ikon Raimas Backbone, hingga akhirnya menyandang pangkat perwira terbaik melalui Pendidikan Alih Golongan, perjalanan kariernya menunjukkan konsistensi dalam pengabdian kepada institusi dan masyarakat.

Kini, nama IPDA M.P. Ambarita tidak hanya dikenal sebagai polisi yang viral di media sosial, tetapi juga sebagai salah satu sosok perwira Polri yang berhasil membangun reputasi melalui kombinasi ketegasan, kedisiplinan, dan dedikasi dalam menjaga keamanan masyarakat.

 

***

Wiki/Google.

Jakarta, 30 Mei 2026.