Queensha.id – Jepara,

 

Suasana tenang usai pelaksanaan ibadah Salat Subuh di Masjid Agung Jepara mendadak berubah menjadi situasi darurat. Seorang warga ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di area masjid, Kamis (30/7/2026) pagi.

Korban diduga menjadi korban aksi penipuan hingga kehilangan sejumlah barang berharganya, termasuk dompet dan telepon genggam.

Laporan mengenai kejadian tersebut segera diterima Polres Jepara melalui layanan darurat Hotline Call Center 110. Mendapatkan informasi adanya warga yang membutuhkan pertolongan medis, petugas langsung bergerak menuju lokasi menggunakan mobil patroli.

 

Polisi dan Warga Evakuasi Korban ke Rumah Sakit

Setibanya di Masjid Agung Jepara, personel kepolisian bersama warga sekitar segera mengevakuasi korban yang dalam kondisi lemah dan tidak berdaya ke dalam kendaraan patroli.

Korban kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya.

Sesampainya di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), tim medis langsung memberikan perawatan intensif, sementara anggota kepolisian tetap melakukan pengawalan guna memastikan keamanan dan kelancaran proses penanganan korban.

 

Polres Jepara Tegaskan Komitmen Pelayanan 24 Jam

Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Jepara AKP Dwi Prayitna membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar, kami menerima informasi adanya warga yang membutuhkan bantuan medis mendesak. Personel Polres Jepara segera menuju lokasi dan melakukan evakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar AKP Dwi Prayitna, Kamis (30/7/2026).

Ia menegaskan bahwa respons cepat tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Jepara dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan penanganan darurat kepada masyarakat selama 24 jam.

“Respon cepat ini merupakan komitmen Polres Jepara dalam memberikan pelayanan perlindungan dan penanganan darurat bagi masyarakat selama 24 jam,” tambahnya.

Imbauan Waspada terhadap Modus Penipuan

Polres Jepara juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus tindak kejahatan, khususnya penipuan yang dapat terjadi di tempat-tempat umum.

Apabila mengalami atau mengetahui adanya kondisi darurat maupun tindak kriminal, masyarakat diminta segera menghubungi Hotline Call Center 110 agar petugas dapat memberikan respons dan bantuan secepat mungkin.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan medis, sementara pihak kepolisian terus melakukan pendalaman terkait dugaan tindak penipuan yang menyebabkan korban kehilangan dompet dan telepon genggamnya.

 

***

(Humas Polres Jepara)