Queensha.id – Jepara,

 

Festival Tongtek Kabumi Desa Bringin 2026 berlangsung meriah pada Sabtu (25/7/2026) malam. Ribuan masyarakat memadati sepanjang rute hingga panggung utama untuk menyaksikan penampilan delapan kelompok peserta yang menampilkan atraksi musik tradisional penuh kreativitas, semangat, dan kekompakan.

Festival yang telah menjadi agenda budaya masyarakat Desa Bringin, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara ini kembali menjadi ajang pelestarian kesenian tradisional sekaligus mempererat kebersamaan antar warga.

Suasana semakin semarak ketika masing-masing kelompok tongtek menampilkan aransemen musik, koreografi, kostum, hingga atraksi yang memikat perhatian para penonton.

 

Petinggi Desa Ajak Lestarikan Budaya Lokal

Dalam sambutannya, Petinggi Desa Bringin, Sumardi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, pemerintah desa, aparat keamanan, sponsor, serta masyarakat yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan Festival Tongtek Kabumi 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, melainkan menjadi sarana mempererat tali persaudaraan sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Festival Tongtek Kabumi 2026. Semoga kegiatan ini terus menjadi agenda tahunan yang mampu mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus melestarikan seni budaya tradisional Desa Bringin,” ujar Sumardi, Minggu (26/7/2026) yang diterima awak media.

 

Panitia Bersyukur Festival Berjalan Lancar

Ketua Panitia Aris, yang akrab disapa Banyu, mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan sukses.

Ia mengatakan keberhasilan acara merupakan hasil kerja sama seluruh panitia, Pemerintah Desa Bringin, aparat keamanan, sponsor, hingga masyarakat yang bersama-sama menjaga kondusivitas selama festival berlangsung.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian Festival Tongtek Kabumi berjalan lancar, aman, dan tertib. Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras sehingga acara ini dapat berlangsung dengan sukses,” kata Aris usai acara.

Laron Percussion Tampil Memukau

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Laron Percussion berhasil meraih Juara I setelah tampil memukau melalui kreativitas, harmonisasi musik, kekompakan personel, serta penampilan panggung yang dinilai paling unggul.

Sementara itu, ACL berhasil meraih Juara II, sedangkan Putra Abiyoso menempati Juara III.

Keputusan dewan juri disambut meriah para peserta dan masyarakat yang memberikan apresiasi atas kualitas penampilan seluruh kelompok tongtek.

 

Wadah Pelestarian Budaya Jepara

Panitia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh sponsor, Polsek Batealit, Pemuda Pancasila, Pemerintah Desa Bringin beserta jajarannya, seluruh panitia, peserta, dan masyarakat yang telah bersama-sama menjaga keamanan serta kelancaran festival.

Festival Tongtek Kabumi dinilai bukan hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga menjadi ruang kreativitas generasi muda dalam melestarikan seni musik tradisional yang menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Jepara.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan kesenian tongtek terus berkembang, semakin diminati generasi muda, dan mampu menjadi daya tarik wisata budaya yang membanggakan Kabupaten Jepara.

***

Sumber: AP.

Penulis: Vico Rahman.