Queensha.id – Jepara,

 

Suasana siang yang biasanya tenang di Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, mendadak berubah mencekam pada Kamis (14/5/2026). Warga dibuat geger setelah sesosok mayat pria lanjut usia ditemukan tergeletak di area kebun tebu belakang pabrik dalam kondisi tanpa busana.

 

Penemuan tersebut sontak menyita perhatian warga sekitar. Aroma misteri dan rasa iba menyelimuti lokasi saat kabar itu menyebar dari mulut ke mulut.

 

Korban diketahui bernama Sudirno (66), warga RT 05 RW 06 Desa Sengonbugel. Lansia tersebut sebelumnya disebut telah lama meninggalkan rumah akibat kondisi pikun yang dialaminya.

 

Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M Faizal Wildan Umar Rela menjelaskan, jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 13.30 WIB oleh seorang warga bernama Joko yang sedang membersihkan rumput liar di belakang tembok PT Kanindo Makmur Jaya 1.

 

Saat bekerja, Joko curiga melihat beberapa batang tebu roboh secara tidak beraturan di tengah kebun yang cukup lebat. Rasa penasaran membuatnya mendekat untuk memastikan kondisi di sekitar lokasi.

 

Namun siapa sangka, di balik rumpun tebu yang rebah itu ternyata terdapat sesosok tubuh manusia yang sudah tidak bergerak.

 

“Setelah diamati, diketahui korban sudah tidak bergerak dan meninggal dunia,” ujar AKP Wildan.

 

Temuan tersebut membuat suasana lokasi mendadak heboh. Warga yang berdatangan tampak syok melihat kondisi korban yang ditemukan tanpa pakaian di area kebun yang cukup terpencil.

 

Petugas kepolisian bersama tim medis kemudian melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh dokter Dika Fahmi Khoirunnas dari Puskesmas Mayong 2, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

 

Selain itu, kondisi kaku mayat diperkirakan menunjukkan korban telah meninggal lebih dari enam jam sebelum ditemukan.

 

Menurut keterangan keluarga, Sudirno diketahui mengalami pikun dan telah meninggalkan rumah sejak sekitar dua pekan lalu. Pihak keluarga bahkan telah berusaha mencari keberadaannya ke sejumlah lokasi, namun tidak membuahkan hasil.

 

“Dugaan sementara penyebab meninggalnya korban karena sakit atau kelaparan,” ungkap AKP Wildan.

 

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan anggota keluarga lanjut usia, terutama yang mengalami gangguan ingatan atau pikun.

 

Di balik rindangnya kebun tebu Sengonbugel, kisah pilu seorang lansia berakhir sunyi tanpa seorang pun mengetahui perjuangannya selama menghilang dari rumah.

 

(Queensha Jepara, 14 Mei 2026)